Pengembangan Beyond Good & Evil 2 Ternyata Masih Berjalan, Ini Bocorannya

Sempat lenyap tanpa kejelasan dan terus memicu teka-teki sejak diperkenalkan bertahun-tahun silam, pihak Ubisoft kini akhirnya membagikan perkembangan terkini proyek Beyond Good & Evil 2. Bagaimana kepastian informasinya?

Perkembangan Terbaru Proyek Beyond Good & Evil 2

Melalui platform BlueSky, Rik Godwin selaku Lead Writer sekaligus Associate Narrative Director menegaskan pembuatan Beyond Good & Evil 2 masih berlanjut, persis setahun pasca Ubisoft membuka lowongan pekerjaan terkait judul tersebut. Inilah pernyataannya:

“Ini semacam pengumuman yang aneh, tapi selama beberapa bulan terakhir saya telah bekerja pada Beyond Good & Evil 2 dalam peran sebagai pendukung/konsultan, dan saya diizinkan untuk mengatakan ini, saya sudah memastikan.”

Kondisi sekuel ini memang tetap penuh misteri, bahkan spekulasi mengenai pembatalan proyek tersebut sempat membuat para pemain maupun pengamat industri video game merasa bimbang selama bertahun-tahun.

Hingga sekarang, Ubisoft baru merilis cuplikan sinematik Beyond Good & Evil 2 pada ajang E3 2018. Langkah promosi itu sempat mengundang polemik saat HITRECORD kepunyaan Joseph Gordon-Levitt berkolaborasi bersama Ubisoft, mengajak para kreator menyumbangkan karya terpilih demi gim ini.

Kendati sempat hilang kabar, Ubisoft memastikan bahwa proses penggarapannya terus berlangsung meski menelan durasi sangat panjang. Apa pandanganmu mengenai kabar ini, Brott?

Simak pula kumpulan ulasan menarik Gamebrott lainnya seputar Berita Game atau tulisan berbeda persembahan Nadia Haudina. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Eks Developer Bethesda Sebut Starfield 2 Berpeluang Besar Batal Diproduksi, Ini Alasannya

Starfield 2 – Bethesda Game Studios mempunyai sederet judul populer yang menjadi pilar andalan mereka di industri permainan global. Seri Fallout, The Elder Scrolls, hingga proyek teranyar bertajuk Starfield tercatat mengisi portofolio pengembang tersebut.

Walaupun pengerjaan seri baru Fallout dan The Elder Scrolls tengah berjalan, Starfield tampak menerima nasib yang berbeda dari kedua pendahulunya. Berdasarkan keterangan eks staf Bethesda, sekuel kedua Starfield kemungkinan besar tidak pernah terwujud. Mengapa demikian?

Eks Desainer Menilai Sekuel Starfield Sulit Terealisasi

Mengutip sesi wawancara via FRVR, mantan Lead System Designer Starfield, Kurt Kuhlmann, membagikan pandangannya seputar tempat kerjanya dulu. Kurt menyebut Bethesda sekarang memprioritaskan seluruh tenaga demi menggarap The Elder Scrolls 6.

Mengenai judul yang sempat digarapnya, studio hanya berfokus menyalurkan konten unduhan tambahan (DLC) serta rangkaian pembaruan rutin. Ketika ditanya potensi kehadiran sekuel di masa depan, Kurt pesimistis hal tersebut dapat terlaksana.

“Saya akan sangat terkejut bila ada sekuel. Pandangan saya, performa Starfield tidak cukup berhasil untuk menjamin lahirnya seri kedua,” ungkapnya.

Kurt menyayangkan situasi ini sebab hasil akhir permainan belum sejalan bersama visi asli Todd Howard. Padahal, sekuel berikutnya berpeluang menyempurnakan konsep impian sang direktur.

Kini pihak pengembang masih meracik sejumlah proyek baru. Adanya penyesuaian internal skala besar dari Microsoft membuat Bethesda diprediksi kuat hanya menomorsatukan dua waralaba utama mereka, Fallout serta Elder Scrolls, daripada Starfield.

Simak terus ulasan terkini Gamebrott seputar berita video game atau tulisan lain garapan Javier Ferdano. Hubungi redaksi melalui [email protected].

Daftar Spesifikasi Aniimo PC dan Mobile, Sanggupkah Perangkat Kamu Memainkannya?

Kebutuhan Sistem Aniimo – Pengembang Pawprint Studio belum lama ini meluncurkan Aniimo, sebuah judul petualangan berisikan ragam monster menggemaskan yang bisa kamu tangkap serta diajak menjelajah semesta Idyll.

Menghadirkan visual imut dan memikat, game ini sukses memancing rasa penasaran banyak pemain. Kendati begitu, calon pemain tentu perlu memastikan kemampuan gawai mereka sebelum mulai mengunduhnya.

Lewat ulasan ini, Gamebrott memaparkan rincian spesifikasi Aniimo versi PC maupun ponsel pintar, mencakup kebutuhan minimal hingga anjuran ideal. Mampukah perangkat andalanmu mengangkat beban game ini?

Persyaratan Sistem Aniimo PC serta Mobile

Di bawah ini merupakan rangkuman kebutuhan perangkat Aniimo bagi PC dan smartphone, baik ambang minimum maupun konfigurasi yang disarankan.

Kebutuhan Perangkat Aniimo PC

Rincian berikut ini mengacu langsung pada panduan resmi di laman Steam Aniimo.

Kebutuhan Minimum

Kebutuhan Rekomendasi

Kebutuhan Perangkat Aniimo Android

Daftar berikut dirangkum lewat informasi resmi pihak Pawprint Studio via akun Facebook mereka.

Standar Minimum

Prosesor: Snapdragon 855 / MediaTek Dimensity 1000 Sistem Operasi: Android 10 Memori: 6 GB Ruang Simpan: Minimal 18 GB

Standar Rekomendasi

Prosesor: Snapdragon 8 Gen 2 / MediaTek Dimensity 9200 Sistem Operasi: Android 10 Memori: 8 GB Ruang Simpan: Minimal 18 GB

Kebutuhan Perangkat Aniimo iOS

Informasi teknis berikut merujuk pada keterangan pengembang Pawprint Studio melalui kanal Facebook resmi.

Standar Minimum

Model: iPhone 11 Prosesor: Apple A13 Memori: 4 GB Ruang Simpan: 18 GB

Standar Rekomendasi

Model: iPhone 14 Pro Prosesor: Apple A16 Memori: 6 GB Ruang Simpan: 18 GB

Demikianlah informasi mengenai spesifikasi Aniimo di platform PC, Android, serta iOS. Apakah gawai milikmu sanggup memenuhinya, Brott?

Simak terus berita seru seputar gaming dari Gamebrott atau tulisan lain karya Javier Ferdano. Untuk pertanyaan maupun keperluan lain, hubungi kontak kami lewat [email protected]

Review Ace Combat 8: Wings of Theve

Dalam waktu dekat, seri terbaru waralaba legendaris garapan Project Aces, Ace Combat 8: Wings of Theve, dipastikan meluncur pada 2 Oktober 2026 mendatang. Kehadiran entri anyar ini memicu antusiasme besar di kalangan penggemar simulasi penerbangan tempur militer yang tak sabar kembali mengarungi konflik geopolitik fiktif dan drama perang berskala masif. Menjelang perilisannya, kami berkesempatan menguji coba ulasan Ace Combat 8: Wings of Theve lebih awal melalui konsol PlayStation 5. Melalui puluhan jam sesi permainan, kami merekam beragam pengalaman mendalam, mulai dari narasi perang berbalut intrik hingga pertempuran dogfight berkecepatan tinggi melawan armada musuh yang agresif.

Ulasan Lengkap Ace Combat 8: Wings of Theve

Ace Combat 8: Wings of Theve kembali mengajak kita menyelami semesta fiksi Strangereal pada tahun 2029, bertepatan dengan berkobarnya Perang Sotoa-Usea. Lini masa cerita ini berlangsung persis sepuluh tahun pasca berakhirnya Perang Mercusuar (Lighthouse War) dalam Ace Combat 7: Skies Unknown. Mengikuti tradisi khas waralaba, pemain memegang kendali atas seorang penerbang militer berbakat yang bertugas menuntaskan rangkaian misi strategis di sepanjang perang tersebut.

Ketegangan geopolitik meledak saat Sotoa mendadak melancarkan serangan kilat berskala penuh terhadap Federation of Central Usea (FCU). Invasi mematikan ini dilancarkan menggunakan senjata bombardir kinetik orbital canggih bernama “Tonitrus Spears”. Serangan kinetik tersebut meluluhlantakkan infrastruktur pertahanan vital di penjuru wilayah FCU guna memuluskan ambisi Sotoa menundukkan kedaulatan negara target. Pada awal kampanye, Anda sebagai Silent Protagonist awalnya hanya menjadi pendamping patroli bersama pilot legendaris bergelar “Wings of Theve”, Jan “Rex” Cope. Namun, insiden genting memaksa protagonis mengambil alih gelar “Wings of Theve”, menjadi komandan skuadron Joker, dan memikul tugas menggagalkan agresi militer Sotoa di FCU. Keberhasilan menahan laju gempuran armada tempur sepenuhnya ditentukan oleh kecakapan Anda di kokpit jet tempur.

Pendekatan Narasi yang Lebih Sinematik dan Relevan bagi Pemain

Penyegaran paling mencolok dalam Ace Combat 8: Wings of Theve terletak pada presentasi naratifnya. Pada seri terdahulu seperti Ace Combat 7, cerita kerap dipaparkan lewat sudut pandang karakter sampingan sehingga protagonis terasa bagai figuran di luar drama utama. Di instalasi kedelapan ini, Project Aces memetik pelajaran penting. Mulai dari adegan sinematik hingga komunikasi radio selama misi, sorotan kamera dan narasi berfokus langsung pada diri protagonis. Terlebih lagi, gelar “Wings of Theve” yang disandang memberi justifikasi naratif kuat mengapa peran Anda begitu sentral di mata kawan maupun lawan.

Hampir seluruh sinematik dirancang memakai sudut pandang personal sang protagonis. Pendekatan ini membangun keterikatan emosional mendalam di sepanjang alur cerita. Dialog antar-karakter selalu melibatkan peran Anda, menegaskan betapa krusialnya kehadiran Anda dalam pusaran konflik. Perombakan penyutradaraan ini menjadi nilai tambah signifikan bagi penggemar lama yang merindukan kontribusi nyata sang pilot pada jalan cerita. Berkat padatnya adegan sinematik dan komunikasi dialog yang kaya interaksi antar-anggota skuadron, durasi kampanye cerita utama terasa jauh lebih panjang dan substansial. Ditinjau dari penulisan naskah, game ini sukses menarik pemain masuk ke dalam kisahnya sebagai penerbang “Wings of Theve”.

Beralih ke sektor teknis, gameplay Ace Combat 8: Wings of Theve tetap berpijak pada DNA simulasi tempur semi-arkade yang memacu ketegangan. Bagi yang pernah memainkan Ace Combat 7, Anda akan segera menyadari berbagai penyempurnaan menyeluruh dalam sensasi kemudi yang lebih realistis dan berbobot. Hal ini terasa jelas saat mengeksekusi High-G Turns. Setiap pesawat memiliki karakteristik dinamika fisik unik disertai tarikan gravitasi dan hambatan bobot nyata saat membelokkan hidung pesawat secara ekstrem. Sensasi fisik ini menghadirkan pengalaman berbeda dibanding Ace Combat 7, di mana beberapa jet terasa memiliki impresi kendali yang mirip. Terlihat jelas komitmen Project Aces memformulasikan sensasi kendali unik pada setiap pesawat di hangar, khususnya jet tempur modern berlisensi militer nyata.

Rancangan misi operasional tetap konsisten memompa adrenalin pemain dalam duel udara sengit. Variasi penugasan mencakup dogfight konvensional, misi pengawalan dan perlindungan aset strategis dari bombardir, hingga penyusupan taktis berketinggian rendah guna menghindari deteksi radar musuh. Ketegangan melonjak drastis saat Anda berhadapan dengan pesawat eksperimental canggih atau benteng bergerak raksasa berpariasi artileri dan rudal mematikan. Mengingat ancaman target tersebut, armada musuh sering kali memfokuskan seluruh daya tembak kepada Anda, dipicu oleh reputasi “Wings of Theve” yang menebar teror psikologis bagi komando Sotoa. Mekanisme gameplay ini terbukti berhasil mempertahankan daya pikat simulasi aviasi militer yang intens.

Sektor visual Ace Combat 8: Wings of Theve menghadirkan pencapaian grafis luar biasa yang memanjakan mata. Berkat perspektif orang pertama yang konsisten, kualitas permodelan karakter pendukung dapat diamati sangat detail dari dekat. Ketelitian model, keluwesan animasi berbasis motion capture, serta perancangan aset lingkungan pangkalan militer dan teater konflik digarap dengan standar tinggi. Detail eksterior jet tempur berpadu harmonis dengan bentang lanskap atmosferis yang memesona di tengah marabahaya ancaman musuh dan artileri darat. Meskipun skala daratan disesuaikan demi efisiensi komputasi, resolusi dan ketajaman tekstur objek geografis tetap terjaga saat terbang rendah. Dari segi grafis, game ini menyuguhkan pesona visual memukau, baik dalam adegan sinematik maupun pertempuran aktif.

Selaras dengan tradisi pendahulunya, Ace Combat 8: Wings of Theve dipersenjatai tata suara dan soundtrack orisinal bertenaga. Di tengah pertempuran, seorang personel skuadron Joker akan memutar lagu tema penyemangat. Komposisi audio didominasi perpaduan orkestra simfoni megah dan dentuman musik rock berenergi tinggi yang efektif memompa ritme laga. Efek suara lingkungan turut mengesankan, mulai dari raungan mesin jet supersonik, peringatan sensor pelacak rudal yang melengking tegang, hingga gemuruh ledakan udara. Kualitas vokal para pengisi suara dalam menghidupkan karakter militer juga sangat solid. Tata suara dan audio game ini diproduksi dengan brilian serta menjadi elemen yang sangat memuaskan dinikmati.

Apakah Ace Combat 8: Wings of Theve layak dimainkan? Jawabannya sangat layak, terutama bagi pencinta simulasi tempur aviasi dan komunitas setia semesta Ace Combat. Integrasi aktif sang tokoh utama ke dalam narasi mematahkan pola lama, memberikan kepuasan tersendiri saat memegang peran penting sebagai kartu as “Wings of Theve”. Kedalaman simulasi fisika penerbangan pada tiap jet tempur juga dirancang spesifik dengan bobot inersia nyata.

Kendati memiliki limpahan nilai positif, game ini bukan tanpa kekurangan. Catatan kelemahan pertama bermuara pada implementasi Quick Time Event (QTE) dalam adegan sinematik, di mana pemain dituntut menekan tombol input tertentu hanya agar adegan bergerak maju. Padahal, tindakan minor tersebut akan lebih elegan bila berjalan otomatis via skrip sinema. Kelemahan yang lebih problematis adalah kemunculan prompt QTE di tengah pertempuran aktif guna memaksa kamera menyorot target tertentu. Ketika penguncian pandangan paksa aktif, simulasi pertempuran dan laju pesawat tetap berjalan real-time tanpa jeda. Akibatnya, pemain kehilangan orientasi spasial dan kendali di depan kokpit, memicu risiko tabrakan dengan pesawat musuh, tebing karang, atau menukik bebas ke permukaan tanah.

Mekanika pengalihan visual dramatis tersebut semestinya didukung fitur jeda otomatis atau autopilot pintar guna menjaga lintasan jet tetap aman. Bagi penggemar veteran, kompromi desain ini mungkin tidak merusak pengalaman bermain. Namun, disorientasi ruang akibat mekanisme QTE tersebut berpotensi menimbulkan kebingungan bagi pemain pemula yang baru pertama kali mencicipi waralaba ini.

Secara keseluruhan, Ace Combat 8: Wings of Theve sukses menghadirkan formula gameplay teruji dengan pembaruan krusial pada simulasi penerbangan serta presentasi narasi sinematik yang jauh lebih memikat bagi pemain.

5 Salah Paham Seputar Fitur iPhone yang Masih Banyak Diyakini

Lingkungan perangkat Apple tersohor sangat eksklusif serta dibekali aneka kapabilitas mutakhir. Kendati begitu, kekhasan ekosistem ini turut memunculkan beragam anggapan keliru yang diwariskan antar-pengguna dari generasi ke generasi. Tidak sedikit pandangan tersebut nyatanya meleset dari fakta sebenarnya sekaligus menghambat kenyamanan pengoperasian gawai Anda sepanjang hari.

Kekeliruan Pandangan Terkait iPhone yang Sering Beredar

Uraian mengenai lima salah kaprah seputar iPhone berikut fakta teknis di baliknya diharapkan dapat meluruskan pemahaman Anda agar terhindar dari kekeliruan fatal:

1. Fitur True Tone Mempercepat Habisnya Baterai

Fungsi True Tone bertugas mengubah rona warna beserta intensitas panel layar berdasarkan pencahayaan lingkungan sekitar demi menjaga kenyamanan penglihatan mata pengguna. Beberapa pemilik sengaja menonaktifkan setelan ini karena mencurigai sensor optik yang aktif terus-menerus bakal menghabiskan cadangan daya gawai secara instan.

Padahal secara teknis, kebutuhan daya pada sensor True Tone tergolong sangat kecil hingga hampir tak memengaruhi ketahanan baterai harian. Kebalikannya, mematikan fungsi penyesuaian otomatis semacam Auto-Brightness jauh lebih berisiko mempercepat penurunan baterai akibat layar sering dibiarkan menyala pada tingkat kecerahan tertinggi tanpa disadari pemiliknya.

2. Memakai Adapter Watt Besar Bikin Baterai Rusak

Cukup banyak pemakai merasa waswas saat mencolokkan iPhone memakai kepala pengisi daya milik iPad ataupun charger berkapasitas 20 Watt lebih lantaran mencemaskan kesehatan baterai perangkat. Keraguan ini lahir dari dugaan bahwa suplai listrik berlebih bakal didorong paksa menuju sirkuit ponsel.

Kenyataannya, lini iPhone masa kini telah dipasangi komponen cerdas Power Management Integrated Circuit (PMIC). Komponen pintar inilah yang memegang otoritas penuh dalam mengatur masuknya besaran arus listrik agar selalu berada di ambang batas aman. Aksesori charger sekadar menyodorkan kapasitas puncak yang ada, sementara iPhone membatasi sendiri seberapa banyak arus yang hendak diterima.

3. Beras Masih Dianggap Ampuh Mengeringkan iPhone

Kebiasaan membenamkan ponsel basah ke tumpukan beras memang terlanjur populer. Namun demikian, metode tersebut sama sekali tidak direkomendasikan bagi pengguna ponsel cerdas Apple masa kini yang telah dilengkapi sensor pendeteksi cairan terpadu.

Pihak Apple resmi mengingatkan bahwa serpihan debu halus serta partikel pati beras dapat menyusup ke lubang pengisian daya. Debu tersebut rentan mengendap sehingga berpotensi merusak komponen mesin dalam. Apabila iPhone tak sengaja tersiram air, cukup ketuk pelan dengan posisi lubang konektor menghadap ke bawah, kemudian angin-anginkan pada ruangan terbuka.

4. Performa iPhone Lambat Akibat Memperbarui iOS

Sebagian besar pemilik menunda pembaruan iOS karena takut perangkat mereka langsung melambat drastis. Isu ini kerap dikaitkan dengan trik dagang pabrikan guna menggiring konsumen secara terpaksa membeli seri ponsel terbaru.

Sesungguhnya, penurunan responsivitas pasca instalasi versi anyar hanya terjadi sementara waktu. Usai pembaruan tuntas, mesin iOS langsung memproses indeks ulang data secara intensif di latar belakang, merestrukturisasi file, serta menyelaraskan aplikasi. Kerja berat komputasi ini menyerap kinerja prosesor sehingga ponsel terasa agak tersendat atau menghangat selama kurun waktu beberapa jam hingga beberapa hari perdana.

5. Siri AI Generasi Baru Menguping Semua Percakapan

Seiring pesatnya lompatan teknologi kecerdasan buatan pada produk iPhone, kecemasan publik mencuat terkait dugaan Siri beserta integrasi AI teranyar diam-diam merekam lalu menyimpan obrolan pemilik ke peladen pusat.

Nyatanya, Apple menerapkan arsitektur Private Cloud Compute di samping pemrosesan langsung dari dalam perangkat (on-device). Pemindaian suara pemicu serta komputasi operasional harian dieksekusi langsung oleh prosesor Apple Silicon tanpa menyalurkan rekaman audio mentah keluar. Jikapun sistem AI memerlukan bantuan server awan, transfer data tetap terenkripsi tanpa identitas pribadi dan dipastikan tidak tersimpan permanen di basis data Apple.

Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Rekomendasi Build Revamp Masha Mobile Legends Tersakit Musim 2026

Susunan Build Revamp Masha Mobile Legends – Peluncuran pembaruan revamp Masha belum lama ini langsung memikat atensi para penggemar Mobile Legends. Penerapan sistem mekanik kemampuan yang terasa jauh lebih praktis dipadukan dengan gaya bertarung yang kian trengginas serta gesit menjadikannya monster mengerikan saat bentrok di arena.

Kendati demikian, perombakan menyeluruh pada sederet kemampuannya otomatis memicu penataan ulang daftar perlengkapan peralatan yang dinilai paling efektif saat berkompetisi. Lantas, bagaimanakah racikan Build Revamp Masha Mobile Legends yang paling optimal usai diperbarui secara resmi oleh Moonton pada periode tahun 2026 saat ini?

Build Masha Mobile Legends Revamp 2026

Berikut ini tersaji deretan rekomendasi perlengkapan build revamp Masha dengan daya rusak tertinggi serta paling mematikan di panggung Mobile Legends.

Pilihan utama yang menempati daftar pertama untuk menyempurnakan performa Masha adalah perlengkapan Tough Boots. Keberadaan sepatu pelindung ini memegang peranan krusial untuk menunjang performa awalnya di babak permulaan guna melipatgandakan kecepatan gerak sekaligus mempertebal proteksi dari gempuran bermuatan magis musuh.

Di samping kegunaan tersebut, Tough Boots pun sangat pas digunakan demi memangkas durasi kekangan efek kejut lawan secara signifikan. Berbekal keunggulan daya tahan tersebut, karakter ini sanggup meloloskan diri dalam sekejap ketika disergap jebakan barisan musuh, lalu bergegas melindungi para sekutu atau langsung melanjutkan teror serbuan ke arah rival.

2. Corrosion Scythe

Perlengkapan kedua yang wajib dibeli yaitu Corrosion Scythe. Senjata ampuh ini dirancang amat serasi bagi Masha yang sering mengandalkan paduan eksekusi keahlian dengan runtutan hantaman reguler. Tak cuma itu, tersemat dua kemampuan pasif khusus yang sanggup mengantarkan daya hantamnya terasa amat menyakitkan di jagat Land of Dawn.

Peralatan tempur ini mengalirkan sokongan daya rusak ragawi sebanyak 30 angka demi mendongkrak dampak hantaman, dilengkapi bonus 5 persen kecepatan perpindahan supaya sang jawara dapat berlari semakin kencang. Lebih dari itu, hadir pula tambahan kecepatan hantaman reguler senilai 30 persen yang secara drastis mempercepat frekuensi serangannya.

Peralatan tempur ini juga menyematkan keahlian pasif orisinal bertajuk Corrosive, yang mampu melancarkan daya serang mematikan pada tiap letupan pukulan biasa ke arah target sembari menurunkan daya pacu langkah lawan hingga 8 persen sepanjang rentang 1.5 detik.

Sementara itu, keistimewaan pasif kedua berjuluk Impulse bekerja menaikkan laju pukulan biasa sebesar 6 persen seketika hantaman berhasil mendarat mengenai badan musuh, dengan efek peningkatan yang dapat ditumpuk hingga mencapai batas 5 tingkatan berturut-turut selama tempo 3 detik.

3. Golden Staff

Golden Staff hadir mengisi posisi perlengkapan selanjutnya dalam urutan susunan pertempuran Masha. Peralatan sakti ini telah lama menjadi andalan favorit para pemain yang gemar memakai jajaran tokoh pengandal sumber daya gempuran primer lewat pukulan reguler, tidak terkecuali bagi figur petarung seperti Masha.

Suntikan kekuatan dari Golden Staff sanggup mendongkrak parameter gempuran fisik sebesar 55 poin serta menyuntikkan tambahan 15 persen pada laju serbuan reguler. Hebatnya lagi, tersemat mekanisme pasif bertajuk Swift, di mana tiap perolehan 1 persen potensi serangan fatal akan dialihkan sepenuhnya menjadi dorongan 1 persen kecepatan memukul, sekaligus menghimpun 1 akumulasi Endless Strike pada tiap benturan pukulan biasa yang dilayangkan Masha kepada musuhnya.

4. Endless Battle

Pilihan perlengkapan berikutnya yang pantang dilewatkan adalah Endless Battle. Komponen serbaguna ini menjadikan manuver Masha semakin luwes berkat perpaduan mekanisme penyerapan daya hidup yang prima serta sokongan cadangan darah yang amat tebal kala berduel sengit melawan rival.

Rincian atribut dari Endless Battle menghadirkan gelontoran kekuatan gempuran ragawi setinggi 65 angka, bantalan kapasitas raga 250 angka, pemangkasan masa jeda jurus sebesar 10 persen, serapan darah hibrida 8 persen, percepatan lari 5 persen, serta pemulihan energi batiniah senilai 5 persen.

Tidak ketinggalan, peralatan ini menyimpan dua kapabilitas pasif mematikan. Yang pertama dinamakan Divine Justice, suatu kemampuan di mana sehabis mengeksekusi jurus, rentetan hantaman reguler dalam kurun 3 detik sesudahnya bakal memicu semburan kerusakan murni ekstra sebesar 60 persen dihitung dari total daya gempur ragawi kepunyaan Masha.

Adapun kapabilitas pasif kedua ialah Chase Fate, yang mana saat status Divine Justice menyala, figur petarung ini seketika menikmati lecutan kecepatan berlari tambahan sebesar 10 persen. Memanfaatkan bantuan item berkhasiat ini, Masha sama sekali tidak perlu risau bakal kehabisan cadangan darah lantaran sanggup menyedot daya tahan musuh secara terus-menerus selama menghajar mereka.

5. Guardian Helmet

Kapasitas pemulihan vitalitas secara konsisten menjadi salah satu fondasi terpenting bagi Masha supaya mampu bertahan kokoh sepanjang pertarungan sengit berlangsung. Berangkat dari kebutuhan tersebut, pemakaian pelindung kepala Guardian Helmet merupakan ketetapan paling brilian untuk menopang ketahanannya.

Perisai kepala tangguh ini menyumbang pasokan daya raga luar biasa masif mencapai 1800 angka serta percepatan pemulihan raga sebesar 20 angka. Di samping status dasarnya, hadir faedah pasif bernama Recovery yang siap mengisi kembali 2,5 persen dari batas total raga tertinggi. Ketika tubuhnya menderita sengatan luka senilai 500 angka akibat ulah musuh, sistem pasif tersebut bakal langsung memulihkan cadangan vitalitas sebesar 30 angka ditambah 0.3 persen dari akumulasi batas raga yang dimilikinya.

Komponen keenam yang menyempurnakan struktur rancangan akhir build Masha yaitu Immortality. Baju zirah legendaris ini menyuntikkan tabungan vitalitas sebesar 850 angka, tameng proteksi fisik sejumlah 15 angka, serta berkah keahlian pasif unik bernama Immortal. Keberadaan pasif legendaris ini memberikan kesempatan emas baginya untuk bangkit kembali ke medan laga dalam durasi 2,5 detik pasca tumbang.

Bukan cuma itu saja, efek kebangkitan ini turut menghadiahkan lapisan pelindung penyerap luka sebesar 150 hingga 1200 angka selaras dengan perkembangan tingkatan levelnya yang bertahan aktif selama 3 detik penuh. Kemampuan mukjizat ini memiliki jeda pemulihan selama 210 detik, waktu yang teramat bernilai untuk membantunya mengawal barisan rekan seperjuangan yang tengah berjibaku dalam pertempuran.

Item Alternatif Revamp Masha

Di luar susunan utama yang telah dijabarkan sebelumnya, tersedia beberapa opsi perlengkapan pengganti lainnya yang sangat layak dipasangkan pada Masha sesuai situasi medan laga. Sejumlah perlengkapan pengganti potensial tersebut meliputi:

1. Demon Hunter Sword

Pedang pemburu Demon Hunter Sword merupakan opsi cadangan yang sangat pas melengkapi racikan Masha. Alasan utamanya terletak pada spesifikasi karakteristiknya yang luar biasa efektif guna meluluhlantakkan pertahanan tebal milik jawara pelindung lawan. Senjata tajam ini melimpahkan peningkatan daya serang ragawi sebesar 35 angka dan tambahan laju pukulan reguler sebanyak 20 persen.

Kelebihan lainnya, pedang pemusnah ini membawa 2 kapabilitas pasif mumpuni, yakni Engulf yang mendatangkan tambahan daya hantam ragawi setara 8 persen dari sisa kapasitas raga target sasaran, serta Devour yang memfasilitasi serapan daya hidup fisik senilai 2 persen selama rentang 3 detik yang dapat dihimpun hingga menyentuh batas 5 kali akumulasi.

Alternatif perlengkapan kedua yang tak kalah berbobot ialah sabuk Thunderbelt. Piranti pertahanan ini memiliki serangkaian efektivitas aktif sekaligus pasif yang amat mendukung penguatan benteng pertahanan dirinya tatkala mengarungi pertandingan.

Mekanisme pasif perlengkapan pelindung ini bekerja sedemikian rupa sehingga dalam rentang jeda 4 detik, hantaman reguler berikutnya sanggup meletupkan kerusakan murni tambahan seraya menyebarkan hambatan kelambanan gerak sebesar 99 persen untuk beberapa saat ke sekeliling target lawan terdekat. Tak berhenti di situ, petarung perkasa ini juga berhak meraup bonus perlindungan hibrida ekstra tiap kali sukses mendaratkan pukulan biasa ke arah barisan musuh.

Disempurnakan dengan limpahan status tambahan berupa kuota raga sebesar 600 angka, ketahanan defensif fisik maupun magis sebanyak 15 angka, dan kelincahan gerak sebesar 20 angka, Masha bakal bertransformasi semakin perkasa serta leluasa merusak ritme pergerakan armada rival sepanjang gelaran kompetisi.

Sekian ulasan komprehensif mengenai rekomendasi susunan build Masha di panggung Mobile Legends. Mudah-mudahan sajian panduan ini sanggup memompa rasa percaya diri sekaligus ketangguhanmu saat mengendalikan Masha demi melibas setiap musuh di belantara Land of Dawn.

Simak terus aneka ulasan memikat persembahan Gamebrott lainnya seputar jagat Mobile Legends maupun tulisan menarik selanjutnya dari Friliando. Apabila memerlukan penjelasan lebih lanjut atau keperluan kerja sama lainnya, Anda dipersilakan menghubungi kami via [email protected].

Armed Fantasia, Suksesor Spiritual Wild Arms Resmi Batal Dirilis

Wild Bunch Productions, studio yang beranggotakan para mantan kreator Wild Arms, sempat memperkenalkan Armed Fantasia pada 2022 silam sebagai penerus spiritual dari judul RPG legendaris tersebut.

Akan tetapi, sejak kabar perdananya diumumkan ke publik, perkembangan informasi mengenai proyek ini tergolong sangat minim. Baru-baru ini, kabar mengejutkan datang bahwa Armed Fantasia resmi dibatalkan. Lantas, apa penyebab utamanya?

Proyek Armed Fantasia Penerus Wild Arms Resmi Dihentikan

Berdasarkan rilis laporan keuangan Tahun Fiskal 2026 milik Digital Bros, pihak korporasi mengonfirmasi penghentian dua proyek gim, yakni Armed Fantasia beserta sekuel Battle Island.

Langkah pembatalan tersebut diambil pihak penerbit usai berulang kali berupaya menyempurnakan aspek gameplay kedua judul. Kebijakan ini ditetapkan pasca evaluasi tahap ketiga sekaligus mengamati dinamika pergeseran tren pasar.

Hadir membawa predikat penerus spiritual Wild Arms, kehadiran proyek ini sejatinya sangat diharapkan penggemar setia serinya. Kendati begitu, detail informasi terbaru mengenai gim ini memang jarang terdengar sejak diumumkan.

Armed Fantasia sebelumnya sempat meluncurkan kampanye Kickstarter gabungan bersama Penny Blood—yang merupakan suksesor spiritual Shadow Hearts—dan sukses meraup dana 379 juta Yen Jepang atau setara 2 juta Dollar AS.

Akifumi Kaneko sang kreator bersama jajaran tim pengembang sejauh ini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kabar pembatalan maupun kepastian dana Kickstarter. Di sisi lain, kreator Penny Blood, Matsuzo Machida, turut belum menyampaikan keterangan resmi apa pun.

Simak terus ulasan menarik Gamebrott lainnya seputar Berita ataupun tulisan berbeda dari Javier Ferdano. Informasi lebih lanjut serta pertanyaan kerja sama dapat menghubungi kami melalui [email protected].

Beredar Isu Pemadaman Internet Nasional Selama 3 Hari, Komdigi Pastikan Itu Hoaks

JAKARTA – Publik dihebohkan oleh peredaran kabar mengenai agenda pemutusan jaringan internet berskala nasional selama tiga hari penuh pada 25 hingga 27 September 2026. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital secara tegas menyatakan kabar itu merupakan hoaks semata.

1. Kabar Palsu Pemutusan Akses Tiga Hari

Rumor tersebut menyebar lewat sebuah berkas yang mengatasnamakan institusi Kementerian Komunikasi dan Digital dengan tajuk “Surat Peringatan” berlabel nomor B-486/KKD/HM.01.02/09/2026. Lembaran itu mencatut nama sekaligus tanda tangan resmi Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, disertai klaim perihal kendala masif pada satelit komunikasi nasional.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Angga Raka Prabowo, menandaskan bahwa surat edaran tersebut sepenuhnya manipulatif. Pemerintah tidak pernah mengeluarkan kebijakan terkait penghentian koneksi internet nasional dalam rentang waktu tiga hari seperti narasi yang berkembang liar.

“Surat peringatan pemadaman internet nasional yang mengatasnamakan kementerian kami adalah murni tindakan pemalsuan dan berita bohong. Tidak ada rencana pemadaman internet nasional pada 25 sampai 27 September 2026,” katanya, Jumat (25/9/2026).

Angga Raka Prabowo menjamin operasional jaringan internet, pesan instan daring, infrastruktur perbankan, gerai ATM, serta rutinitas digital publik berjalan tanpa hambatan. Fasilitas telekomunikasi seluler maupun kabel serat optik pun aktif secara normal.

Pihaknya juga menyanggah isu kerusakan parah pada infrastruktur satelit telekomunikasi nasional. Menurut Angga, situasi genting seperti yang dipaparkan dalam surat edaran palsu itu sama sekali tidak pernah terjadi di lapangan.

“Seluruh layanan internet, aplikasi pesan instan, sistem perbankan, ATM, serta aktivitas digital masyarakat dipastikan berjalan dengan normal, aman, dan lancar. Masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Kementerian menegaskan warga tidak perlu panik hingga mengambil uang tunai secara berlebihan di anjungan tunai mandiri maupun takut memanfaatkan kanal transaksi non-tunai. Operasional perbankan bersama layanan mesin penarikan uang dipastikan bekerja normal.

Angga Raka Prabowo menerangkan Komdigi tengah bergandengan tangan dengan kepolisian guna memburu perancang sekaligus penyebar selebaran manipulatif itu. Investigasi dijalankan demi mengungkap pangkal pembuatan arsip, rute peredarannya, serta pelaku intelektual yang memicu kegaduhan publik.

“Kami akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menelusuri dan menangani pihak yang membuat maupun menyebarkan dokumen palsu ini. Ruang digital tidak boleh digunakan untuk menciptakan kepanikan melalui informasi yang tidak benar,” tuturnya.

Komdigi mengimbau publik untuk menyetop peredaran berkas keliru tersebut. Publik dipersilakan mengonfirmasi keabsahan setiap regulasi maupun layanan digital melalui platform resmi milik kementerian.

Tindakan menyebarkan kabar bohong yang memicu kepanikan sosial mempunyai konsekuensi pidana yang sangat nyata. Aturan hukum Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU ITE telah melarang distribusi informasi elektronik berisi manipulasi yang mengganggu ketertiban umum, sebagaimana tertuang pada Pasal 45A ayat (3).

“Kami meminta masyarakat tidak panik dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Cek terlebih dahulu melalui kanal resmi Komdigi sebelum meneruskan informasi kepada keluarga, kerabat, maupun masyarakat lainnya,” ujar Angga Raka Prabowo.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Lindungi Anak di Ruang Siber, Menkomdigi Desak Meta Segera Tutup Akun di Bawah Umur dan Berantas Judol

JAKARTA – Meutya Hafid selaku Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) meminta Meta segera mempercepat proses penutupan akun anak. Upaya konkret ini selaras dengan mandat Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 mengenai Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) untuk menjaga keamanan generasi muda pada ranah siber.

1. Akselerasi Penutupan Akun Anak

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Menkomdigi ketika bersua dengan Kevin J. Martin selaku Vice President (VP) & Head of Global Public Policy Meta bersama Antigone Davis, VP & Global Head of Safety Meta, di New York, Amerika Serikat, pada Rabu (23/9/2026).

"Dengan skala dan pengaruh Meta yang besar di Indonesia, terdapat tanggung jawab yang jauh lebih besar. Kami menuntut kontrol usia yang lebih ketat, desain produk yang lebih aman, penegakan konsisten, serta pelaporan berkala yang terukur kepada pemerintah demi pelindungan nyata bagi anak-anak," tegas Meutya melalui keterangan resminya, Jumat (25/9/2026).

Pihak pemerintah tetap menghargai upaya awal Meta yang telah mulai menyesuaikan ekosistem platform miliknya dengan PP Tunas serta Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 tentang Aturan Pelaksanaan PP Tunas.

Data dari Meta mencatat sebanyak 184 ribu akun milik pengguna di bawah usia 13 tahun telah dimatikan sepanjang kurun 28 Maret sampai 27 Mei 2026, yang mencakup 85 ribu akun Instagram serta 99 ribu akun Facebook.

"Kami mengharapkan Meta menyusun rencana akselerasi yang jelas untuk implementasi PP Tunas. Khususnya pembatasan dan penonaktifan akun pengguna di bawah 16 tahun di Facebook, Instagram, maupun Threads dengan target waktu yang konkret," imbuh Meutya.

2. Kecepatan Respons Terhadap Pelanggaran Hukum

Tak sebatas perlindungan anak, Menkomdigi turut menggarisbawahi urgensi penanganan kilat terhadap beragam materi yang bertentangan dengan hukum nasional, meliputi perjudian daring, pornografi, ujaran kebencian, sampai peredaran hoaks.

"Platform harus mengambil langkah tegas jika ada konten yang melanggar hukum atau memicu keresahan publik. Meta harus lebih proaktif melakukan peninjauan dan penandaan konten bermasalah, bukan hanya mengandalkan pemutusan akses dari pemerintah," papar Meutya.

Ia mengingatkan kembali bahwa semua penyedia platform digital internasional yang berkiprah di tanah air wajib mematuhi seluruh peraturan domestik.

Kementerian tidak segan melayangkan sanksi administratif keras hingga tindakan pemblokiran akses terhadap perusahaan platform yang terbukti membangkang terhadap regulasi resmi.

(Erha Aprili Ramadhoni)

7 Hero Counter Masha Revamp Mobile Legends Paling Ampuh untuk Meredam Agresivitasnya

Pilihan Hero Lawan Masha Revamp Mobile Legends — Masha adalah sosok petarung bertipe Fighter/Tank di arena Mobile Legends: Bang Bang yang kembali mencuri perhatian publik semenjak bergulirnya Season 42. Penampilannya kini kerap dijumpai di berbagai arena kompetisi, terutama saat bermain pada mode Ranked hingga panggung turnamen kompetitif tertentu.

Masha memperoleh penyegaran kemampuan atau revamp semenjak 16 September lalu, di mana mekanisme pasif barunya memberi kemudahan luar biasa guna memulihkan bar darah dengan terus-menerus memukul lawan memakai Basic Attack ataupun rentetan skill. Transformasi tersebut membuat gaya bertarung Masha kian beringas serta luar biasa tangguh dalam duel jarak dekat, terutama skenario duel satu lawan satu.

Kendati demikian, Masha sama sekali bukan tanpa celah kelemahan. Asalkan Anda sanggup menjatuhkan opsi pada hero yang tepat, Anda tidak butuh merasa gentar ketika harus berhadapan dengannya. Siapa sajakah deretan jagoan penakluk tersebut? Berikut ulasan lengkapnya!

Daftar Hero Counter Masha Revamp Mobile Legends

Inilah jajaran jagoan yang terbukti sangat efektif untuk menghentikan dominasi Masha revamp di Mobile Legends:

Sosok penantang tangguh pertama bagi Masha revamp adalah Sun. Tokoh veteran di jagat Mobile Legends ini dapat menjadi instrumen mematikan guna meredam pergerakannya. Taktik split-push miliknya terbukti sanggup membikin Masha kalang kabut menjaga lane.

Sun memiliki keahlian memanggil bayangan tiruan lewat kebolehan Ultimate miliknya yang jumlahnya kian bertambah seiring waktu, dipadukan daya hancur ofensif tinggi kala adu jotos satu lawan satu yang membikin Masha mati kutu dalam melancarkan aksi agresifnya.

Terlebih lagi saat Sun mengoptimalkan build Lifesteal, ketahanan berlapis pada bar HP Masha dipastikan langsung rontok tak berkutik di hadapan keganasan sang kera legendaris tersebut.

Pilihan penangkal Masha revamp yang kedua jatuh kepada Argus. Efek pasif bawaan Masha memang memicunya bertarung sangat frontal ketika duel satu lawan satu, dan situasi pertarungan sengit semacam itulah yang justru sangat didambakan oleh Argus.

Kemampuan Demonic Grip kepunyaan Argus mampu memburu Masha secara instan andai sang lawan berniat melarikan diri menjauh. Ditambah lagi, jurus pamungkas Eternal Evil menyajikan kombinasi luar biasa yang sanggup melenyapkan seluruh efek negatif pada badannya, termasuk Mark milik Masha yang berguna mengaktifkan mode Feral.

Tak sebatas membersihkan debuff, Argus pun bakal kebal terhadap kematian selama durasi 4 detik dan dapat aktif kembali pasca cooldown berkurang menjadi 3 detik. Kondisi tanpa tanding ini mempermudah Argus menghabisi Masha hingga tersingkir meski dibentengi tiga bar nyawa sekalipun.

Petarung ketiga yang siap membendung laju Masha adalah Aulus. Karakter ini merupakan senjata andalan kala berjumpa di arena Land of Dawn berkat karakteristik bertarungnya yang sama-sama mengandalkan agresi tanpa henti.

Sistem pasif Fighting Spirit miliknya mewajibkan pengumpulan stack demi mendongkrak kekuatan, terutama ketika fase permainan menginjak late game. Bar darah tiga lapis kepunyaan Masha merupakan mangsa paling empuk bagi Aulus agar bisa mengisi penuh tumpukan stack pasifnya, baik saat tawuran tim maupun duel tunggal.

Saat tumpukan stack pasifnya menyentuh angka puncak, Aulus sanggup melepaskan hantaman telak ke arah musuh lewat keunggulan hampir segenap skill yang berkarakter area atau AoE. Hal inilah yang membikin Masha sama sekali tidak berdaya melawannya biarpun ia mengantongi cadangan darah tebal.

Karakter berikutnya penumpas Masha yang keempat yaitu Dyrroth. Menyuguhkan gaya permainan yang mirip dengan Aulus, Dyrroth dibekali manuver amat agresif serta kapasitas lifesteal tinggi yang mampu mengoyak ketebalan darah Masha dalam tempo singkat di Land of Dawn.

Dyrroth dipersenjatai daya rusak fisik murni yang sangat dahsyat, mempunyai efek stun melalui skill andalannya, serta sanggup meregenerasi HP diri sendiri dalam sekejap sehingga membuatnya teramat alot ditumbangkan oleh musuh.

Kombinasi tersebut makin mengerikan bila diperkuat deretan item peningkat Lifesteal, alhasil Masha beserta tiga bilah nyawanya bakal terkapar lemas saat harus beradu hantam dengan Dyrroth yang darahnya selalu terisi penuh setiap saat ia melancarkan gempuran.

Urutan selanjutnya dihuni oleh Paquito, jagoan Mobile Legends yang mengadopsi figur petinju tersohor Manny Pacquiao dengan reputasi sangat mematikan di Land of Dawn. Nyaris seluruh atribut kemampuannya menghasilkan ledakan Burst damage bernilai tinggi.

Berperan sebagai Fighter murni, Paquito tersohor mempunyai kelincahan mobilitas tinggi untuk memburu keberadaan Masha kapan pun dibutuhkan. Efek pasifnya sanggup memperkuat daya gempur sembari memunculkan lapisan shield tebal kala tumpukan stack maksimal, menjadikan Paquito pilihan jitu guna merajai pertempuran satu lawan satu biarpun Masha dibekali tiga lapis darah tebal.

Pilihan berikutnya merupakan Martis. Figur berjuluk Ashura King ini siap membikin repot pergerakan Masha sewaktu bersua di pertempuran Land of Dawn.

Skill kedua miliknya menciptakan imunitas penuh, sehingga Martis mustahil dihentikan serangan skill lawan tanpa perlu risau terkena stun, bahkan dirinya benar-benar kebal dari gangguan Crowd-control (CC) sewaktu menghajar Masha dalam pertempuran tim maupun bentrokan individu.

Situasi tersebut jelas menyulitkan Masha kendati dirinya mengantongi tiga lapis darah tebal, maupun saat mengaktifkan wujud Feral mode. Masha praktis menjadi santapan empuk bagi Martis untuk dipangkas habis di segala sudut arena setiap waktu.

Sosok pamungkas pada daftar ini adalah Terizla, hero Mobile Legends yang sangat mumpuni membendung Masha revamp di Land of Dawn.

Terizla bisa langsung menyergap langkah Masha memakai Ultimate miliknya, memicu efek Airborne sekaligus memperlambat gerak musuh dalam beberapa detik. Ditambah lagi, gelontoran Burst damage skill keduanya dapat dihentakkan hingga 3 fase memakai Physical Damage besar, amunisi mujarab untuk menumbangkan Masha secara langsung.

Di samping itu, skill pertama Terizla sanggup mendongkrak laju Movement Speed miliknya apabila Masha berupaya kabur. Keunggulan tersebut menjadikan Terizla jalan keluar terbaik untuk menundukkan Masha hanya dalam rentetan tebasan palu.

Itulah kumpulan 7 hero counter revamp Masha di Mobile Legends. Kiranya ulasan ini mampu membantu Anda menaklukkan dominasi Masha versi termutakhir tanpa kendala berarti di Land of Dawn.

Simak terus sajian tulisan menarik lainnya seputar Mobile Legends dari Gamebrott atau deretan artikel informatif karya Nadia Haudina. Mengenai rincian informasi lanjutan maupun keperluan korespondensi lainnya, Anda dapat mengontak kami melalui [email protected].

Page 1 of 27

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén