Biaya Game Physint di Xbox Disebutkan Jauh Lebih Rendah dari Rumor

Kabar burung sempat menyebutkan bahwa ongkos produksi proyek Physint ciptaan Hideo Kojima menembus angka 400 juta Dolar AS. Nilai fantastis tersebut dilaporkan digelontorkan oleh pihak Xbox demi mengamankan kesepakatan lisensi game tersebut.

Akan tetapi, laporan terbaru kini menyanggah kabar burung itu dan menegaskan bahwa pengeluaran Xbox tidaklah sebesar angka tersebut. Situasi ini memicu pertanyaan apakah Xbox sukses mengamankan kontrak berbiaya lebih murah ketimbang penawaran awal dari Sony.

Xbox Memperoleh Lisensi Physint Lebih Murah Dibanding Sony?

Berdasarkan pembahasan pada forum Resetera, reporter Jason Schreier meluruskan spekulasi dana 400 juta Dolar AS yang digelontorkan Xbox untuk proyek Physint. Tanggapan darinya berhasil menepis desas-desus liar yang sempat beredar luas tersebut.

Schreier menguraikan bahwa perjanjian antara pihak Xbox dan Kojima berpeluang berada sangat jauh di bawah patokan 400 juta Dolar AS. Walau begitu, dirinya memilih berhati-hati dan belum bersedia membocorkan nominal pasti tanpa menelaah data tertulis.

“Seperti biasa, saya enggan menyebutkan angka pastinya tanpa melihat dokumen atau memverifikasinya dari berbagai sumber langsung,” tulis Schreier.

“Dan ada banyak angka yang berbeda di sini. Ada angka yang awalnya disepakati untuk Physint di PlayStation, angka yang hampir tercapai, angka yang muncul selama negosiasi, angka yang akan berlaku jika melibatkan aktor-aktor papan atas tertentu, angka yang disetujui oleh Xbox, dan angka yang sebenarnya akan dikeluarkan saat game tersebut dirilis,” lanjutnya.

“Meskipun demikian, seseorang di Xbox yang memiliki pengetahuan langsung mengenai kesepakatan tersebut mengatakan kepada saya bahwa mereka menandatangani kesepakatan Physint dengan nilai yang jauh lebih rendah dari itu,” tambahnya menegaskan.

Menimbang banyaknya variasi nominal, rumor 400 juta Dolar AS kemungkinan mengacu pada estimasi awal PlayStation sebelum akhirnya batal terwujud. Kepastian saat ini memperlihatkan nilai pengeluaran Xbox memang berada jauh di bawah rumor yang beredar.

Simak terus kabar menarik Gamebrott lainnya seputar Berita ataupun tulisan terbaru karya Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Naughty Dog Kembangkan Dua Proyek Terbaru Demi Memperluas Semesta The Last of Us

Waralaba The Last of Us racikan Naughty Dog tetap memiliki daya tarik besar sampai detik ini. Tingginya antusiasme komunitas mendorong lahirnya versi remake game perdana pada 2022 serta edisi remaster bagi sekuelnya di tahun 2024.

Membahas kelanjutan semesta tersebut, Neil Druckmann selaku Head Studio membeberkan adanya sepasang proyek terkini yang digarap studionya dan disinyalir berkaitan erat dengan TLOU. Seperti apa faktanya?

Rincian Proyek Anyar Semesta The Last of Us

Berdasarkan pengumuman di laman resmi, Neil Druckmann mempublikasikan tulisan blog yang mengulas jadwal rilis detail lanjutan mengenai Intergalactic: The Heretic Prophet, sekaligus menyajikan petunjuk mengenai kelanjutan waralaba The Last of Us.

Melalui pengumuman itu, Neil mengonfirmasi bahwa peluncuran penuh Intergalactic baru dilakukan pada 2027. Dirinya pun memaparkan bahwa Naughty Dog tengah menyiapkan “dua proyek baru yang sangat menarik dan masih dalam tahap awal,” di mana “kedua proyek ini akan memperluas cakupan The Last of Us melampaui Part 1 dan 2.”

Neil menegaskan pihak studio enggan menggarap kembali tema pasca-apokaliptik ini apabila tidak menghadirkan muatan berbobot bagi dunia maupun lore cerita, seraya “menyakini kisah ini layak untuk diceritakan” bagi kalangan gamer penikmat setianya.

Hingga sekarang, detail mengenai bentuk rilisan tersebut masih sangat terbatas. Neil belum merinci apakah proyek ini berwujud video game baru atau tayangan televisi tambahan, mengingat adaptasi serialnya sudah mengudara serta proyek multipemain The Last of Us Factions sempat dibatalkan dua tahun silam. Bagaimana pandangan kalian mengenai kabar ini, Brott?

Simak pula kumpulan informasi seru Gamebrott lainnya seputar Berita Game atau karya tulisan Nadia Haudina. Hubungi kami via [email protected] untuk keperluan informasi lanjutan serta kerja sama bisnis.

Kumpulan Kunci Jawaban Tebak Gambar Semua Level Terupdate September 2026

Tebak Gambar merupakan permainan teka-teki visual yang menyajikan tantangan dari tingkatan paling sederhana sampai babak paling rumit yang memaksa para pemain berpikir keras demi menemukan solusi yang tepat.

Permainan asah otak ini secara khusus dirancang guna melatih ketajaman daya pikir para penikmat game ponsel. Seiring bertambah tingginya tahapan yang dimainkan, daya imajinasi serta cara berpikir kreatif pemain akan semakin dituntut secara maksimal. Oleh sebab itu, keberadaan bocoran atau panduan jawaban kuis Tebak Gambar menjadi solusi paling ampuh agar Anda dapat terus melaju ke babak selanjutnya tanpa hambatan.

Supaya Anda terhindar dari rasa pusing dan jalan buntu saat memainkannya, redaksi Gamebrott menyajikan kumpulan solusi tebakan beserta kunci jawaban Tebak Gambar paling komprehensif untuk setiap level yang tersedia. Mari simak rinciannya di bawah ini!

Daftar Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar

Berikut ini adalah seluruh rangkuman kunci jawaban lengkap dalam permainan kuis Tebak Gambar yang dapat Anda gunakan:

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 1 – 10

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 1

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 2

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 3

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 4

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 5

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 6

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 7

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 8

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 9

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 10

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 11 – 20

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 11

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 12

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 13

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 14

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 15

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 16

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 17

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 18

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 19

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 20

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 21 – 30

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 21

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 22

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 23

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 24

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 25

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 26

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 27

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 28

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 29

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 30

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 31 – 40

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 31

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 32

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 33

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 34

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 35

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 36

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 37

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 38

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 39

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 40

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 41 – 50

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 41

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 42

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 43

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 44

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 45

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 46

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 47

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 48

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 49

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 50

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Level 51 – 60

Kunci Jawaban Tebak Gambar Level 61 – 70

Kunci Jawaban Tebak Gambar Level 71 – 80

Kunci Jawaban Tebak Gambar 81 – 90

Kunci Jawaban Tebak Gambar Level 91 – 100

Kunci Jawaban Tebak Gambar Level 101 – 110

Kunci Jawaban Tebak Gambar Lengkap Level 111 – 120

Kunci Jawaban Tebak Gambar Lengkap Level 121 – 130

Kunci Jawaban Tebak Gambar Lengkap 131 – 140

Kunci Jawaban Tebak Gambar Lengkap Level 141 – 150

Kunci Jawaban Tebak Gambar Lengkap Level 151 – 160

Kunci Jawaban Tebak Gambar Lengkap Level 161 – 170

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Lengkap Level 171 – 180

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Lengkap Level 181 – 190

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Lengkap Level 191 – 200

Kunci Jawaban Kuis Tebak Gambar Lengkap Level 201 – 210

Demikian seluruh rangkuman kunci jawaban permainan kuis Tebak Gambar. Kiranya referensi ini dapat membantu agar Anda tidak lagi menemui kesulitan ketika memecahkan setiap teka-tekinya!

Kalian juga bisa membaca ulasan informatif menarik lainnya seputar Game Android atau tulisan lain dari Nadia Haudina. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Produser Atelier Karia Bertekad Dorong Sistem Ukuran Perut Karakter Utama Akibat Kebanyakan Makan

Dalam laporan terdahulu, pihak pengembang Atelier Karia: The Night Kingdom & the Guide of Memories merasa terkejut melihat respon jajak pendapat mereka, di mana penggemar mengharapkan karakter utama Karia dapat bertubuh berisi akibat porsi makan berlebih.

Menanggapi antusiasme para penggemar itu, sang produser Atelier Karia berniat memperluas batasan mekanik tersebut mengenai seberapa besar dimensi perut sang protagonis usai melahap banyak makanan. Bagaimana sebenarnya gagasan yang ia siapkan untuk mekanisme unik ini?

Produser Atelier Karia Berupaya Memaksimalkan Mekanik Ukuran Perut Tokoh Utama

Melalui sesi wawancara khusus bersama INVEN pada gelaran Tokyo Game Show 2026 silam, Junzo Hosoi yang menjabat sebagai Produser studio Gust membagikan aneka detail memikat. Utamanya berkaitan dengan sistem visual Karia yang sanggup mengalami perubahan wujud badan akibat mengonsumsi santapan secara berlebihan.

Junzo Hosoi memaparkan andai diberikan keleluasaan penuh, ia berkeinginan mendorong sejauh mungkin batas maksimal lingkar perut Karia dalam permainan. Namun, ia justru merasa cemas sekaligus terbebani pikiran lantaran penetapan final sistem transformasi fisik tokoh Karia belum rampung ditentukan oleh tim internal Gust.

Sesuai penuturan sang produser, segenap kru pengembang diwajibkan selalu menyimak masukan komunitas selama masa produksi Atelier Karia masih terus berlangsung.

Menjadi Ciri Khas Tersendiri Bagi Karia

Pada kesempatan wawancara yang serupa, Junzo Hosoi memperoleh pertanyaan seputar perbedaan tampilan tubuh Karia bila disandingkan bersama tokoh utama Atelier terdahulu, contohnya Ryza serta Yumia.

Hosoi menuturkan pemahamannya bahwa sosok Ryza sangat melekat dengan paha padatnya, sedangkan figur Yumia dikenal lewat keindahan kakinya. Tanpa ragu ia menegaskan bahwa pesona Karia terletak pada bagian perutnya. Pernyataan tersebut selaras dengan mekanisme perubahan proporsi fisik Karia yang ditentukan oleh banyaknya porsi santapan yang ia konsumsi di petualangannya.

Oleh sebab itu, dirinya bersama tim pengembang Atelier Karia amat mencermati transformasi badan sang tokoh sejak tahapan awal proyek. Hal ini krusial mengingat sistem tersebut terikat erat dengan keunikan kemampuan Karia dalam menghimpun kekuatan dari aneka hidangan yang dimakannya.

Junzo Hosoi menegaskan saat ini pengembang giat mematangkan mekanisme yang diharapkan komunitas dari pelbagai saluran. Ia memaparkan bahwa pihaknya mencatat beragam sudut pandang pemain mengenai daya tarik seorang karakter, mengingat tiap individu menyimpan preferensi berbeda perihal karakter atraktif.

Demikian kabar perihal ambisi Produser Atelier Karia dalam memaksimalkan ukuran perut tokoh sentral karena porsi makan berlebih. Sungguh sebuah terobosan unik dari studio pengembang Atelier Karia.

Simak pula informasi memikat Gamebrott lainnya seputar seri Atelier atau artikel menarik dari Muhammad Faisal. Hubungi kami untuk kerja sama maupun pertanyaan lanjutan lewat [email protected].

Megaroket Starship SpaceX Sukses Capai Orbit Perdana dan Sebar Satelit

JAKARTA — Megaroket Starship besutan SpaceX berhasil menembus orbit bumi untuk kali pertama sekaligus melepaskan 26 unit satelit sebelum akhirnya jatuh di Samudra Pasifik. Tonggak sejarah krusial ini menjadi capaian vital bagi pengembangan wahana antariksa masa depan yang dirancang guna memuluskan visi ambisius Elon Musk.

Kendaraan antariksa raksasa berlapis warna perak-hitam dengan tinggi melampaui 120 meter tersebut mengangkasa dari fasilitas peluncuran SpaceX di Texas pada Senin (28/9/2026) pagi. Penerbangan uji coba ini awalnya ditargetkan mengarungi ruang angkasa sembari mengitari orbit bumi selama kurang lebih 10 jam.

Menyusul keberhasilan proses pemisahan hingga pendaratan pendorong Super Heavy, modul bagian atas Starship sukses menggapai orbit bumi. Keberhasilan tersebut tetap terwujud kendati sempat dibayangi kendala mesin pendorong yang sempat memicu keraguan publik mengenai kelanjutan misi akbar tersebut.

"Starship sudah berada di orbit," tutur seorang petugas pengendali penerbangan melalui tayangan siaran langsung, yang langsung disambut riuh tepuk tangan serta sorak gembira segenap kru SpaceX di lokasi.

Selang beberapa menit pascakeberhasilan itu, modul Starship segera mengorbitkan sejumlah satelit Starlink generasi anyar. Pelepasan muatan ini kian memperluas jaringan konstelasi internet antariksa masif yang selama ini menjadi penopang pendapatan utama perseroan yang telah tercatat di bursa saham.

Ketika durasi penjelajahan menembus kisaran tiga jam, tim teknisi SpaceX mengambil keputusan operasional untuk memicu proses de-orbit agar modul keluar dari lintasan dan mengarah turun ke perairan Samudra Pasifik.

Rekaman video langsung menampilkan bagian atas roket tersebut meluncur membelah lapisan atmosfer dalam kondisi vertikal. Beberapa detik kemudian, roket menyalakan mesin kembali guna meredam laju kecepatan turun sebelum menyentuh permukaan air laut.

Usai merapat tegak di laut, posisi Starship terlihat goyah lalu ambruk ke arah samping hingga memicu timbulnya kobaran ledakan dahsyat.

Musk sendiri menargetkan sistem Starship nantinya mampu beroperasi kembali dalam tempo cepat lewat teknik pendaratan presisi pada menara penangkap khusus sebelum menyentuh daratan maupun air.

Tantangan Lebih Lanjut

Melalui tahapan riset dan uji coba bertahun-tahun di Texas, SpaceX mulai menguji Starship dalam susunan utuh pada 2023. Sejak periode itu, serangkaian perbaikan rancangan terus diimplementasikan dengan mengevaluasi setiap hasil positif maupun kegagalan uji terbang.

Meski demikian, rintangan teknologi kelas berat masih menghadang sebelum Starship sanggup mewujudkan ambisi Musk menjangkau Bulan hingga Mars. Salah satu pembuktian yang wajib dipenuhi mencakup keandalan transfer bahan bakar roket di luar angkasa.

Lembaga antariksa NASA pun menaruh harapan besar pada varian modifikasi Starship untuk menyukseskan program pengiriman kembali astronaut asal Amerika Serikat (AS) menuju daratan Bulan.

Penundaan Berulang

Berdasarkan skenario awal peluncuran, wahana raksasa tersebut sejatinya dijadwalkan menuntaskan misi di Samudra Pasifik sesudah menuntaskan enam kali putaran orbit. Kendati demikian, roket tersebut pada realisasinya hanya sempat menuntaskan dua kali lintasan bumi.

Di sisi lain, modul pendorong tingkat awal yang berukuran masif diarahkan mendarat di lepas pantai Texas. Manajemen SpaceX memutuskan untuk tidak menerbangkan pendorong tersebut kembali menuju landasan pangkalan peluncuran utama.

Sebelum agenda ini berlangsung, SpaceX sejatinya telah berhasil membuktikan kemampuan menangkap modul pendorong secara presisi memanfaatkan sepasang lengan mekanik peluncur yang populer dengan sebutan "chopstick" atau sumpit.

Rangkaian proyek Starship tercatat kerap menghadapi serangkaian penundaan jadwal kerja, sementara sebuah korporasi asal China belakangan memperlihatkan lonjakan kemajuan di ranah roket pakai ulang.

Kendati demikian, hegemoni SpaceX di kancah peluncuran global masih sangat perkasa berkat keandalan armada Falcon yang dapat dipakai berulang, ditopang filosofi kerja berani mengambil risiko tinggi.

Menegaskan dominasi industri antariksa, uji coba Starship ini akan disusul tiga misi roket SpaceX lain dalam pekan yang sama, termasuk agenda peluncuran astronaut menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional.

(Rahman Asmardika)

Bocoran Gameplay Project U Milik Ubisoft yang Telah Dibatalkan Muncul ke Publik

Pengembangan Project U milik Ubisoft, yang pertama kali diperkenalkan pada 2022 dengan nama Project Pathfinder, telah resmi dihentikan. Walaupun proyek ini disetop, belakangan bocoran cuplikan permainannya tersebar luas di dunia maya hingga mencuri perhatian para gamer. Bagaimana rinciannya?

Rincian Bocoran Gameplay Project U

Melalui akun bernama Kran di platform X, ia mengunggah tangkapan layar Project U seraya bertanya apakah mengunggah materi tersebut tetap melanggar NDA miliknya kendati status gim sudah dibatalkan.

Tangkapan layar yang dibagikan menampilkan visual lingkungan permainan, wujud karakter, petunjuk tombol kontrol, dan elemen antarmuka lainnya dalam unggahan tersebut. Penampakannya bisa disimak berikut:

ubisoft is it a violation of my NDA to post this even if the game is cancelled pic.twitter.com/W8v9G1YC84

Sebagai informasi tambahan, Project U atau Pathfinder merupakan gim tembak-menembak berformat PvE. Sebanyak sepuluh regu yang masing-masing beranggotakan empat pemain harus bekerja sama menghadapi musuh dengan tingkat kesulitan yang terus melonjak melintasi zona-zona pada peta permainan.

Berdasarkan laporan Insider Gaming, proyek ini sempat dirombak total hingga pengerjaannya dikembalikan ke fase awal pada pengujung 2024. Bahkan, video sinematik resminya sempat tersebar ke publik pada 2025.

Akan tetapi, Ubisoft disinyalir gagal menemukan formula gameplay yang menyenangkan sehingga memutuskan menghentikan proyek ini pada awal 2026 di tengah restrukturisasi internal. Bagaimana pandangan kalian mengenai penghentian proyek ini, Brott?

Simak terus berita menarik Gamebrott seputar Berita Game atau tulisan seru lainnya dari Nadia Haudina. Untuk informasi lebih lanjut serta kerja sama, hubungi kami di [email protected].

Dampak Film Garapan Zach Cregger, Penjualan Game Resident Evil Melesat Tajam

Karya sinematik terbaru dalam waralaba Resident Evil yang dinakhodai oleh Zach Cregger berhasil mendulang keberhasilan masif di layar lebar, bahkan menorehkan rekor pembukaan tertinggi sepanjang 24 tahun riwayat film adaptasi waralaba tersebut.

Keberhasilan gemilang layar lebar ini terbukti memberikan imbas yang sangat nyata terhadap performa pasar seri game Resident Evil berdasarkan temuan pihak analis industri. Lalu, seperti apa rincian lonjakan transaksi game tersebut?

Laporan Analis: Penjualan Seri Game Resident Evil Terdongkrak Berkat Film Besutan Zach Cregger

Laporan komprehensif dari firma Alinea Analytics mengungkapkan angka penjualan Resident Evil 2 Remake untuk konsol PS5 melesat sampai 64 persen, sedangkan torehan RE4 Remake terkerek hingga 54 persen pasca penayangan film terbaru arahan sutradara Zach Cregger.

Sementara di ekosistem Steam, pengaruhnya terpantau lebih moderat lewat kenaikan angka masing-masing sebesar 11 persen serta 14 persen. Menilik indikator pemain aktif harian, lonjakan RE2 Remake menyentuh 48 persen dari kisaran 78.000 menjadi nyaris 116.000 user, di mana RE3 Remake dan RE4 Remake turut mencatat penambahan 25 persen dan 24 persen.

Kendati demikian, pengamat industri Rhys Elliott yang mewakili Alinea menggarisbawahi bahwa program diskon penerbit Capcom yang digelar 8 hari menjelang penayangan perdana film memegang pengaruh signifikan. Nilai banderol RE2 Remake dipangkas dari $39,99 menjadi $7,99, kemudian RE4 Remake dikorting dari $39,99 menjadi $9,99 pada perangkat PS5. Usai variabel potongan harga diisolasi, pengaruh rilis film terbukti tetap menyumbang tambahan 50 hingga 65 persen pada penjualan RE2 dan RE4 Remake di PS5, berbanding 11 sampai 14 persen pada Steam.

Fenomena unik terjadi pada seri RE Requiem yang baru melampaui omzet senilai $500 juta dolar AS; game ini justru mengalami reduksi pendapatan harian sebesar 4 persen pada platform PS5 di masa pekan debut film, kendati total pemain aktif hariannya justru tumbuh 20 persen.

Potensi Korelasi Menjelang Perilisan Resident Evil Veronica di Tahun Mendatang

Melihat kalkulasi di atas, Elliott menyimpulkan sinema Resident Evil cenderung berhasil membangkitkan animo gamer lawas daripada memikat pendatang baru. Fenomena ini muncul akibat film racikan Cregger menghindari penampilan tokoh sentral game, melainkan menyajikan narasi orisinal mengenai seorang kurir medis yang terperangkap badai wabah zombi di wilayah Raccoon City.

Pendekatan kreasi ini berbeda cukup kontras dari adaptasi waralaba The Last of Us maupun Fallout yang secara terarah memandu audiens menuju judul-judul game TLOU serta Fallout terkait.

Di samping fakta tadi, Elliott memprediksi gelombang dorongan serupa berpeluang menguntungkan Resident Evil Veronica yang dijadwalkan hadir tahun depan. Andaikan tayangan digital film tersebut di VOD meluncur berdampingan dengan perilisan Veronica, angka pemasaran game diproyeksikan terungkit mengingat linimasa kisah Veronica mengambil latar hanya tiga bulan berselang semenjak petaka zombi di Raccoon City berkecamuk.

Simak pula kumpulan ulasan menarik dari Gamebrott seputar Resident Evil maupun konten informatif lain tulisan Arif Gunawan. Untuk keperluan informasi lebih lanjut serta korespondensi, silakan hubungi [email protected].

Ubisoft Sempat Ajukan Proyek Game Zelda Berkarakter Utama Ganondorf?

Kabar burung mengenai Ubisoft belakangan ini sukses memicu perbincangan hangat di kalangan komunitas pencinta permainan video. Pengembang di balik waralaba Assassin’s Creed itu dilaporkan nyaris menggarap seri The Legend of Zelda yang menempatkan figur Ganondorf selaku tokoh protagonis sentral. Dari mana kabar tersebut bermula?

Latar Belakang Rumor Ganondorf Menjadi Protagonis Garapan Ubisoft

Berdasarkan informasi dari Insider Gaming, divisi Ubisoft Milan yang sebelumnya sukses melahirkan Mario + Rabbids: Kingdom Battle serta Sparks of Hope, sempat menyusun draf proyek percobaan berkode “Goliath” pada permulaan 2023 silam.

Karya tersebut semula dirancang sebagai edisi sempalan Zelda yang menghadirkan tokoh utama anyar yang sama sekali belum pernah hadir di jagat waralaba tersebut. Akan tetapi, di tengah proses kreasi berjalan, tim perancang lantas memodifikasi gagasan hingga menetapkan sosok Ganondorf menjadi figur utama yang dapat dikendalikan langsung oleh para pemain.

Usai mematangkan proyek Goliath sepanjang kalender 2023, pihak Ubisoft Milan kemudian menyodorkan purwarupa tersebut ke meja Nintendo mendekati penghujung tahun. Kendati demikian, pihak Nintendo justru menolak usulan kerja sama itu dengan motif yang hingga detik ini tidak dipublikasikan secara terbuka.

Keputusan penolakan ini disinyalir menjadi pemicu kerenggangan relasi kemitraan di antara Ubisoft serta Nintendo sepanjang periode 2023 sampai 2024. Imbasnya, sejumlah figur krusial di Ubisoft Milan, di antaranya Creative Director bernama Davide Soliani, memutuskan mundur dari perusahaan pada 2024.

Isu Lanjutan Seputar Peluang Ganondorf Sebagai Tokoh Utama

Walau rancangan ini berakhir kandas, ide menghadirkan figur Ganondorf dalam posisi protagonis sesungguhnya menyajikan potensi narasi serta formula aksi yang begitu segar. Kisahnya mampu mengeksplorasi riwayat masa lampau Ganondorf jauh sebelum menjelma menjadi penjahat legendaris, sementara gaya bermainnya tentu akan menawarkan sensasi berbeda dibanding formula standar Zelda yang konsisten berfokus pada sosok ksatria Link.

Menariknya lagi, beredar spekulasi lain yang menyatakan proyek Zelda bergaya visual 2D siap diluncurkan tahun depan, dikerjakan langsung oleh Nintendo bersama studio Grezzo (kreator Echoes of Wisdom), dengan Ganondorf sebagai karakter sentral. Meski begitu, pihak Nintendo masih bungkam mengenai isu tersebut.

Simak terus ulasan terkini Gamebrott seputar The Legend of Zelda maupun publikasi lain besutan Arif Gunawan. Untuk keperluan keterangan lanjutan atau kerja sama, hubungi [email protected].

ASUS Resmi Rilis PC AiO V440 Series di Indonesia, Tawarkan Spek Mumpuni Mulai Rp8 Jutaan

JAKARTA – ASUS memperkenalkan jajaran PC all-in-one (AiO) teranyar melalui seri AiO V440 Series, yang menggabungkan seluruh komponen utama perangkat keras ke dalam satu kesatuan bersama layar. Rancang bangun ini menjadikan komputer meja tersebut sangat hemat area kerja karena bebas dari penggunaan bodi casing terpisah, serta terhindar dari kerumitan instalasi kabel.

Perangkat ini mengusung panel display seluas 23,8 inci beresolusi Full HD (1920 x 1080) dan aspek rasio 16:9. Berkat bingkai tipis berteknologi NanoEdge, rasio layar-ke-bodi berhasil menyentuh angka 93 persen serta memiliki sudut pandang luas 178 derajat. Monitor tersebut memiliki kecerahan hingga 250 nits dan tersedia dalam dua tipe panel berbeda: varian standar non-touchscreen (V440VAK) serta tipe layar sentuh (V440VAT).

Sektor performa ditenagai oleh prosesor Intel Core 7 240H berkecepatan 2,5GHz pada tipe terbaiknya, yang dipadukan dengan pengolah grafis terintegrasi Intel Iris Xe. Sisi memorinya ditopang RAM DDR5 16GB, yang kapasitas rancangannya masih bisa diekspansi secara mandiri sampai batas maksimal 64GB.

Kebutuhan media penyimpanan internal mengandalkan SSD M.2 NVMe PCIe 4.0 berdaya tampung lega 1TB. Menunjang produktivitas harian, komputer all-in-one canggih ini langsung beroperasi menggunakan sistem operasi Windows 11 Home sejak pertama kali diaktifkan.

Kombinasi jeroan tersebut mampu membukukan skor performa sebesar 6.214 poin pada pengujian PCMark 10. Sedangkan lewat tolok ukur Cinebench, sistem sukses mencetak perolehan nilai 10.912 poin untuk sektor Multi Core serta 1.869 poin pada Single Core.

ASUS V440 juga menyertakan konektor HDMI-in mendampingi soket HDMI-out reguler, sehingga panel layarnya dapat dialihfungsikan menjadi monitor eksternal untuk perangkat konsol gim maupun laptop.

Dukungan konektivitas fisik turut dilengkapi kehadiran colokan USB 3.2 Gen 1 Type-A, USB 3.2 Gen 1 Type-C, USB 2.0 Type-A, port LAN RJ-45, soket audio, serta Kensington Nano Lock Slot. Pada sektor nirkabel, sistem sudah mengadopsi standar WiFi 6E terkini.

Urusan tata suara dibekali speaker stereo ganda 5W tipe bass-reflex yang didukung teknologi Dolby Atmos. Fitur Two-Way AI Noise-Canceling bertugas memfilter suara bising dua arah saat rapat virtual. Selain itu, kamera depan diperkuat teknologi pemrosesan visual ASUS AI Camera dengan modul retractable yang dapat disembunyikan secara mekanis demi privasi pemakai.

Di Indonesia, ASUS V440 Series dilepas seharga Rp8.299.000 untuk model V440 (Intel Core i3-1315U / RAM 8GB / SSD 512GB / Non-Touch), Rp24.999.000 untuk seri ASUS V440VAK (Intel Core 7 240H / RAM 16GB / SSD 1TB / Non-Touch), serta Rp26.299.000 untuk ASUS V440VAT (Intel Core 7 240H / RAM 16GB / SSD 1TB / Touchscreen).

(Rahman Asmardika)

Bos Shift Up Ungkap Stellar Blade Orisinal Rupanya Belum Sepenuhnya Rampung

Tepat dua tahun berselang sejak game Stellar Blade buatan Shift Up meluncur ke pasaran. Meski perhatian pengembang saat ini terpusat pada penggarapan sekuelnya, studio tersebut rupanya masih mengantongi sejumlah rencana konten anyar bagi judul debutnya itu.

Mengutip laporan media 4Gamer, CEO merangkap sutradara Kim Hyung-tae mengungkapkan game Stellar Blade pertama sebenarnya “masih belum selesai”, di mana mereka kini tengah menyiapkan pembaruan konten dan aneka penyesuaian sebelum sekuel anyar tiba.

“Saya berniat menghadirkan banyak hal bagi semua gamer yang telah menamatkan petualangan ini. Kemungkinan bakal ada beberapa pembenahan di Stellar Blade menjelang peluncuran sekuelnya, dan saya sangat berharap Anda tetap menyukai karya kami.”

Mengenai sang sekuel—Stellar Blade: Blood Rain, proyek tersebut masih berada dalam dapur pengembangan dan belum menetapkan tanggal rilis pasti. Tidak seperti seri perdana yang digandeng Sony Interactive Entertainment, kelanjutan ini akan diedarkan mandiri langsung oleh Shift Up.

Kolaborasi Apik Bareng Bayonetta

Penegasan bahwa seri pertama ini belum tuntas kian terbukti lewat pengumuman kolaborasi bersama serial Bayonetta. Crossover ini menghadirkan empat stel kostum legendaris bernuansa tokoh Cereza dan Jeanne.

Event kolaborasi tersebut diprediksi hadir bertepatan dengan debut gamenya ke platform Nintendo Switch 2 pada 5 November nanti. Pengguna setia di PC serta PlayStation 5 juga dipastikan dapat memperoleh deretan pakaian tersebut tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Lantas, seperti apa sudut pandangmu perihal kabar gembira ini, pembaca? Ayo segera sampaikan tanggapan kalian pada ruang komentar!

Simak terus ulasan atraktif dan tulisan menarik lainnya garapan Andy Julianto. Pertanyaan lebih jauh atau korespondensi dapat dikirim via [email protected].

Page 1 of 29

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén