Bocoran Beredar, Rockstar Games Dikabarkan Garap Sekuel LA Noire Pasca GTA VI

Menjelang peluncuran resmi Grand Theft Auto VI pada 19 November 2026, perbincangan mengenai karya berikutnya dari Rockstar Games semakin bergulir kencang. Kendati mayoritas komunitas menantikan kehadiran Red Dead Redemption 3, kabar burung terbaru justru tertuju pada kelanjutan judul yang lama dinantikan, yaitu sekuel LA Noire. Benarkah demikian, dan bagaimana kabar angin ini bermula?

Akar Rumor Pengembangan Sekuel LA Noire oleh Rockstar Pasca GTA VI

Isu ini berakar dari seorang pembocor kredibel di platform GTAForums dengan identitas Shahanshah, figur yang sebelumnya beberapa kali membagikan informasi presisi terkait GTA VI sejak 2023. Informasi terkininya memaparkan bahwa Rockstar sedang merancang sekuel LA Noire yang diproyeksikan meluncur ke publik sekitar tahun 2030.

Berdasarkan bocoran yang beredar, sekuel ini tidak berfokus meneruskan riwayat hidup Cole Phelps. Ceritanya justru mengambil kurun waktu beberapa dasawarsa setelah seri perdana, berlokasi di San Francisco rentang 1968-1974. Alur narasi bakal menyorot teror kasus kriminal nyata yang sangat menggemparkan kawasan tersebut, yaitu pembunuh berantai Zodiac Killer.

Di samping itu, Rockstar berniat mendongkrak MotionScan—teknologi perekam ekspresi wajah mutakhir yang membesarkan nama LA Noire—menuju standar yang lebih tinggi. Ambisinya amat jelas, yakni menetapkan sekuel tersebut sebagai “game dengan visual terbaik yang pernah dibuat”.

Kredibilitas kabar ini diperkuat serangkaian bukti lain, termasuk kemunculan musik latar bertajuk “LA Noire Part Two” di kanal YouTube pada 2020 yang buru-buru ditarik oleh Take-Two, serta akuisisi studio pengembang yang belakangan bersalin rupa menjadi Rockstar Australia.

Status Proyek Masih Isu Belaka

Walau disambut gembira oleh banyak gamer, keraguan tetap membayangi sebagian pihak. Periode penantian hingga 2030 dinilai terlampau panjang, mengingat fokus utama Rockstar dipastikan terpusat mengelola GTA VI beserta GTA Online selama beberapa tahun berikutnya. Tidak sedikit pula komunitas yang mendesak Rockstar mendahulukan Red Dead Redemption 3 dibanding menghidupkan waralaba lama lainnya.

Hingga detik ini, kubu Rockstar belum merilis pernyataan resmi mengenai judul yang akan digarap usai perampungan GTA VI. Meski begitu, berbekal keterangan pembocor tepercaya serta bermacam sinyal pendukung, peluang hadirnya sekuel LA Noire yang tengah dikembangkan kian terbuka lebar.

Simak pula kabar menarik Gamebrott lainnya seputar LA Noire maupun tulisan lain dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Naughty Dog Siap Bongkar Detail Penuh Game Intergalactic: The Heretic Prophet pada 2027

Sesudah nyaris dua tahun membisu tanpa pengumuman resmi, Naughty Dog pada akhirnya memberikan kepastian perihal nasib proyek Intergalactic: The Heretic Prophet. Studio pengembang ternama di balik seri The Last of Us serta Uncharted ini mengonfirmasi bahwa karya fiksi ilmiah teranyar besutan mereka bakal dipamerkan secara menyeluruh pada tahun 2027.

Naughty Dog Bakal Membeberkan Penuh Intergalactic: The Heretic Prophet pada 2027

Kabar penting ini dibagikan secara langsung oleh Neil Druckmann, selaku pimpinan studio Naughty Dog sekaligus sutradara dan penulis skenario proyek Intergalactic, lewat rilis resmi penutup rangkaian perayaan “The Last of Us Day” 2026.

Klarifikasi tersebut dihadirkan guna menjawab besarnya minat sekaligus rasa penasaran para penggemar yang sudah sekian lama menantikan kepastian kabar seputar peluncuran permainan ambisius tersebut.

Lewat keterangan pada laman resmi Naughty Dog, Druckmann melabeli Intergalactic: The Heretic Prophet sebagai karya “game paling ambisius yang pernah dibuat Naughty Dog”. Ia menceritakan atmosfir studio yang dipenuhi semangat besar lantaran seluruh komponen permainan mulai terintegrasi secara utuh, kendati seluruh kru pengembang merasa masih butuh “memasak sedikit lebih lama” sebelum membawanya ke hadapan khalayak ramai.

Druckmann pun menegaskan bahwa studio Naughty Dog sama sekali tidak bakal menampakkan Intergalactic selama sisa tahun ini berjalan. Sebaliknya, memasuki tahun 2027 nanti, dirinya berkomitmen memperlihatkan permainan ini secara tuntas sekaligus membagikan cuplikan mendalam berupa “proper look” dari petualangan luar angkasa yang mengangkat sosok Jordan A. Mun selaku tokoh sentral.

Tim Pengembang Bakal Memeras Keringat

Sampai saat ini, informasi mendalam mengenai jalannya cerita Intergalactic: The Heretic Prophet memang tergolong langka. Judul tersebut kali pertama diperkenalkan panggung The Game Awards 2024 melalui cuplikan bernuansa retrofuturistik memukau, menampilkan petualangan seorang pemburu bayaran yang terdampar pada planet terpencil yang terputus aksesnya dari galaksi selama rentang 600 tahun.

Bukan cuma menyangkut kepastian tanggal perkenalan Intergalactic, pihak Naughty Dog menggunakan kesempatan ini demi menegaskan bahwa kesetiaan para pencinta game bukanlah perkara sepele bagi studio.

Neil Druckmann mengakhiri keterangannya lewat ucapan terima kasih mendalam serta janji bahwa segenap staf berusaha keras mewujudkan produk akhir yang sungguh “layak atas kesabaran” seluruh komunitas penikmat.

Simak pula kabar menarik Gamebrott lainnya seputar Intergalactic: The Heretic Prophet atau berita tulisan lainnya dari Arif Gunawan. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut serta keperluan lain melalui [email protected].

Inovasi Kursi Roda Canggih BCI: Dikendalikan Penuh Lewat Pikiran Tanpa Sentuhan

HANGZHOU — Sebuah terobosan kursi roda pintar yang sepenuhnya digerakkan melalui sinyal pikiran tanpa mengandalkan kendali tuas ataupun fisik tangan sukses memikat decak kagum pada perhelatan Global Brain-Computer Interface × Medical Insurance Innovation Scenario Competition 2026 yang berlangsung di Hangzhou, China.

Perangkat mutakhir besutan AiMOGA Robotics yang diberi label AiMOGA BCI tersebut sukses mengamankan peringkat pertama dalam kategori Mind-Driven Wheelchair Challenge. Unit ini sukses merampungkan rute tantangan dengan catatan durasi 2 menit 16 detik, memimpin selisih waktu 17 detik lebih cepat dibandingkan kompetitor di urutan runner-up.

Pimpinan Divisi Brain-Computer Interface AiMOGA Robotics, Xie Yuyang, mengutarakan bahwa perancangan sarana canggih ini dihadirkan demi mengembalikan ruang kemandirian bagi kaum disabilitas dengan keterbatasan fisik parah.

"Tujuan awal kami mengembangkan produk ini adalah untuk memberikan kemudahan dan membuka lebih banyak kemungkinan bagi penyandang paraplegia tingkat tinggi, penderita strok, serta orang dengan gangguan mobilitas lainnya," tutur Xie Yuyang menegaskan komitmennya.

Mekanisme Gelombang Otak Mengarahkan Kursi Roda

Fondasi utama penggerak alat mobilitas modern ini bertumpu pada Brain-Computer Interface (BCI) atau jembatan antarmuka otak-komputer. Mekanisme ini beroperasi secara non-invasif tanpa operasi pembedahan kepala, mengandalkan alat pendeteksi aktivitas kelistrikan otak electroencephalography (EEG) 8 kanal.

Setiap pemakai cukup memakai sensor EEG kepala lalu memusatkan daya konsentrasi pada sederet panduan arah pada panel layar. Perangkat lantas mendeteksi gelombang EEG tersebut dan mengonversinya menjadi manuver maju, bergerak mundur, belok kiri, kanan, serta menghentikan laju kendaraan.

Berdasarkan data AiMOGA, efektivitas pembacaan perintah EEG ini sanggup menembus angka akurasi di atas 95 persen, disertai jeda respons latensi amat singkat di bawah rentang 3 detik.

Pemanfaatan gelombang EEG ini menyuguhkan terobosan berharga bagi individu yang kehilangan fungsi motorik lengan atau tungkai, namun kondisi mentalnya tetap terjaga jernih dan sanggup mencerna arahan.

“Pengguna hanya perlu memusatkan perhatian pada tombol arah yang ditampilkan di layar untuk mengendalikan pergerakan kursi roda tanpa menggunakan tangan,” ungkap Xie kembali menjelaskan teknisnya.

Ketika meraih gelar kampiun di ajang Hangzhou, serangkaian fitur perlindungan ekstra AiMOGA BCI seperti navigasi peta otomatis maupun sensor deteksi halangan berbasis LiDAR sengaja dipadamkan demi kepatuhan aturan turnamen. Hal ini membuktikan bahwa kemampuan bermanuver di lintasan murni dipandu oleh keakuratan fokus pikiran sang pengguna secara presisi.

Kendati demikian, untuk operasional harian masyarakat biasa, AiMOGA BCI diperkuat proteksi komprehensif. Selain teknologi LiDAR dan depth camera guna mengelak dari tabrakan secara mandiri, hadir pula sarana monitor sentuh, tuas rem darurat (emergency stop), serta kendali pengambilalihan bantuan oleh pihak pendamping.

Turnamen BCI internasional ini digagas bersama oleh National Healthcare Security Administration of China serta Pemerintah Provinsi Zhejiang. Kompetisi akbar tersebut diramaikan oleh 415 kontingen mancanegara terkemuka, mencakup delegasi China, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan Singapura.

(Rahman Asmardika)

Microsoft Hadirkan Mythic Achievements di Xbox, Siap Saingi Platinum Trophy PlayStation

Microsoft secara resmi meluncurkan Mythic Achievements, sebuah sistem anyar di ekosistem Xbox yang ditujukan untuk mengapresiasi para gamer yang sukses menuntaskan seluruh achievement pada suatu game.

Kehadiran fitur inovatif ini menjadi respons nyata terhadap keinginan komunitas yang sudah bertahun-tahun mendambakan sistem penghargaan sebanding dengan Platinum Trophy kepunyaan PlayStation.

Sistem Mythic Achievements Resmi Diperkenalkan Xbox

Lewat pengumuman pada situs resminya, pihak Xbox memaparkan bahwa Mythic Achievements bakal langsung didapatkan begitu pemain menuntaskan 100% achievement base game, tanpa diwajibkan menyelesaikan misi tambahan dari ekspansi DLC maupun pembaruan setelah peluncuran.

Sistem ini dirancang retroaktif, sehingga para pemain yang telah membuka seluruh achievement pada judul gim tertentu sejak zaman Xbox 360 akan otomatis menerima penghargaan Mythic Achievements sesaat setelah pembaruan mulai digulirkan.

Guna mempermudah pemantauan progres, Xbox menghadirkan bilah progres anyar pada bagian teratas daftar achievement setiap judul, lengkap beserta fitur penyaring pemisah tantangan dasar dan konten tambahan. Tersedia juga bingkai eksklusif agar Mythic Achievements tampak mencolok di dalam profil gamer.

Bukan hanya itu, laman profil pengguna kini dibekali tab Gaming baru yang memuat catatan pencapaian, lencana tonggak sejarah Gamerscore, serta katalog gim berstatus Mythic. Kendati sekarang baru bisa diuji oleh kalangan Xbox Insiders, Microsoft memastikan bahwa peluncuran Mythic Achievements untuk publik segera tiba.

Langkah Positif Xbox Menjawab Masukan Komunitas

Peluncuran sistem achievement anyar ini memperlihatkan pergeseran penting dalam visi penghargaan Xbox pada era kepemimpinan Asha Sharma, sosok yang terkenal sangat mendengarkan masukan pemain. Keputusan ini selaras dengan rangkaian langkah strategis lain, seperti pemulihan fokus gim eksklusif serta kebijakan harga Game Pass.

Berkat pembaruan ini, Xbox kini mengantongi sistem apresiasi yang seimbang dengan PlayStation, sekaligus menuntaskan ketertinggalan selama nyaris dua dekade semenjak Platinum Trophy debut pertama kali mendampingi Uncharted: Drake’s Fortune.

Simak terus ulasan menarik Gamebrott lainnya seputar Xbox atau tulisan informatif lain dari Arif Gunawan. Untuk keperluan informasi lebih lanjut dan pertanyaan lainnya, hubungi kami melalui [email protected].

Cegah Penimbun, Sony Wajibkan Bukti Jam Main untuk Pembelian PS5 Pro di Jepang

Praktik para calo atau tengkulak tentu memicu kejengkelan di kalangan peminat konsol. Situasi ini kian meresahkan terkait keberadaan spekulan PlayStation 5 Pro di tengah lonjakan harga barang saat ini.

Kabar terkini mengungkap bahwa pihak Sony meluncurkan mekanisme ketat di wilayah Jepang. Mekanisme ini mengharuskan calon pelanggan menyertakan bukti total durasi bermain agar diizinkan memesan PS5 Pro. Langkah ini terbilang sangat mengejutkan.

Penimbun PS5 Pro Dihadang Syarat Verifikasi Jam Terbang Bermain Game

Berdasarkan maklumat yang diunggah ke portal resminya, pihak Sony resmi memberlakukan regulasi mutakhir untuk para konsumen yang berminat meminang varian PlayStation 5 Pro.

Pihak produsen menegaskan siapa pun calon pembeli wajib melakukan registrasi serta melampirkan rekaman waktu bermain dari akun PSN regional Jepang kepunyaan mereka paling sedikit 60 jam melalui konsol PS4 atau PS5. Catatan jam main tersebut dihitung sejak tanggal 27 September 2024 sampai 27 September 2026.

Rincian Ketentuan Tambahan dari Sony

Tak hanya syarat itu, perusahaan menyatakan pemenuhan kriteria tersebut belum memastikan unit PlayStation 5 Pro langsung jatuh ke tangan pembeli. Pasalnya, metode undian akan diberlakukan apabila total pemohon melampaui ketersediaan persediaan barang yang ditawarkan. Batas akhir pendaftaran ditetapkan berakhir pada 7 Oktober 2026.

Pengguna yang sengaja membikin profil baru dipastikan terhambat demi meminimalisir kemungkinan konsol dijual kembali ke pasar bebas. Sony menambahkan ketentuan bahwa pelanggan sama sekali tidak diperbolehkan mengubah alamat pengiriman pesanan pasca registrasi terverifikasi, guna menghindari paket meleset ke lokasi berbeda.

Kendati tampak dirancang untuk menahan pergerakan para pengecer liar PS5 Pro, korporasi asal Jepang tersebut tidak secara gamblang menyatakan bahwa aturan ini ditujukan khusus membasmi calo. Motif utama di balik implementasi ketentuan lokal ini belum terang benderang, mengingat iklim pasar di Jepang sendiri tengah dipengaruhi fenomena kelangkaan komponen memori, kenaikan banderol harga, serta keterbatasan pasokan perangkat.

Demikian ulasan mengenai kebijakan mutakhir Sony yang mewajibkan penyerahan riwayat durasi bermain bagi para calon pemilik PlayStation 5 Pro. Apa pandangan Anda terkait terobosan mekanisme ini?

Simak pula beragam kabar atraktif Gamebrott lainnya seputar perangkat PS5 atau ulasan menarik karya Muhammad Faisal. Untuk informasi kelanjutan dan keperluan korespondensi lainnya, pembaca bisa mengirim pesan ke [email protected].

WhatsApp Garap Rombakan Antarmuka Android, Tombol Meta AI Dipindah ke Navigasi

JAKARTA — Laporan terkini membeberkan bahwa WhatsApp tengah menyiapkan pembaruan desain antarmuka pada platform Android. Pembenahan visual ini difokuskan pada bagian bilah navigasi (navigation bar), menghadirkan sentuhan grafis anyar sekaligus menyematkan menu tambahan di area tersebut.

Bocoran tangkapan layar memperlihatkan fase pengembangan mula-mula yang sedang berjalan. Tampilan itu dipastikan bukan versi akhir, sebab ikon Meta AI masih tampak hadir pada dua titik berbeda, sebagaimana dilaporkan GSM Arena.

Kendati demikian, dokumentasi tersebut menandakan integrasi Meta AI secara langsung ke dalam bilah navigasi utama. Letaknya bukan lagi berupa tombol melayang (floating button) tepat di atas ikon “Tulis” (Compose). Bentuk bilah navigasi pun kini lebih melengkung dan mengusung efek tembus pandang menyerupai gaya iOS, kendati kadar transparansinya sedikit berbeda.

Perubahan tata letak ini terendus lewat WhatsApp Beta untuk Android pembaruan 2.26.38.10, yang sudah bisa dicoba oleh kalangan penguji terdaftar.

Penyegaran visual ini turut dibekali dukungan mode gelap (dark mode) serta terus disempurnakan. Diperkirakan butuh tempo beberapa pekan ke depan sebelum inovasi ini benar-benar meluncur resmi bagi seluruh pengguna umum.

(Rahman Asmardika)

Panduan Build Pearl Honkai Star Rail Paling Optimal

Build Pearl – Pembaruan versi 4.6 Honkai Star Rail kini telah resmi hadir, membawa debut Pearl selaku unit teranyar. Tokoh bintang lima (B5) ini berjalan di bawah naungan Path Elation bersenjatakan elemen Ice.

Menilik kemampuannya, Pearl berperan sebagai sustain Elation yang piawai memulihkan HP sekaligus melancarkan Certified Banger guna memitigasi serangan musuh. Karakter ini pun mampu mengaktifkan Elation Skill untuk mendongkrak daya serang Elation seluruh anggota kelompok. Pearl menghadirkan keselarasan memikat bersama karakter Elation lain, membuat performanya semakin dahsyat seiring bertambahnya unit beraliran sama dalam formasi.

Oleh sebab itu, ulasan ini merangkum rujukan racikan build Pearl HSR secara menyeluruh, mencakup opsi Light Cone, Relic, Planar Ornament, hingga susunan tim terbaik!

Rekomendasi Build Pearl Honkai Star Rail

Petunjuk tatanan build Pearl HSR:

Light Cone Terbaik Pearl

Prioritas stat utama yang mesti diperhatikan adalah:

Fokus atribut ornament yang dianjurkan yaitu:

Demikian ringkasan rancangan build Pearl HSR yang layak untuk Anda terapkan. Kiranya ulasan ini bermanfaat mengoptimalkan seluruh potensi tempur Pearl milik Anda!

Simak pula sajian kabar seru Gamebrott berikutnya seputar Honkai Star Rail serta tulisan menarik lain karya Sofie Diana. Terkait pertanyaan dan keperluan lainnya, silakan hubungi redaksi via [email protected].

Alasan Bethesda Ogah Garap Game Spin-off untuk Seri The Elder Scrolls Terungkap

Waralaba The Elder Scrolls diakui sebagai salah satu saga RPG paling legendaris sepanjang masa, namun sampai detik ini belum pernah memperoleh proyek spin-off seperti Fallout: New Vegas.

Berdasarkan penuturan mantan developer Bethesda, fenomena tersebut terjadi bukan tanpa pertimbangan, melainkan akibat sifat kelewat protektif Todd Howard dan Bethesda atas waralaba fantasi andalan mereka. Mengejutkan, bukan?

Penyebab Utama Seri The Elder Scrolls Tak Pernah Miliki Spin-off

Melalui sesi tanya jawab dengan FRVR, Kurt Kuhlmann, sosok lore master Bethesda sekaligus Co-lead Skyrim yang mengundurkan diri tahun 2023 silam, membeberkan fakta memikat. Ia menerangkan betapa protektifnya Todd Howard dalam memegang kendali seri The Elder Scrolls.

Ia menilai, Fallout: New Vegas buatan Obsidian Entertainment memicu perdebatan sengit tentang siapa peracik Fallout paling unggul di benak khalayak gamer. Sebagian penggemar bahkan memandang karya Obsidian jauh lebih impresif, sampai tercetus gagasan supaya Obsidian mengambil alih penuh seri Fallout.

Kuhlmann mengungkapkan bahwa Howard sangat menghindari peristiwa tersebut menimpa seri TES. Mahakarya RPG fantasi ini merupakan buah karya orisinal Bethesda dengan semesta serta lore orisinal, sehingga pihak studio sama sekali enggan menyerahkan pengerjaannya kepada pihak luar.

Hingga kini, proyek sampingan berlisensi satu-satunya cuma The Elder Scrolls Online (ESO), yang sejatinya dipandang sebagai jalan Bethesda mempertahankan kehadiran dunia The Elder Scrolls selagi tim berkonsentrasi merampungkan Starfield.

Dampak Nyata Terhadap Perkembangan TES VI

Kebijakan protektif yang ketat ini membikin The Elder Scrolls VI membutuhkan rentang waktu produksi amat panjang, lantaran Bethesda menolak membagi beban kerja kepada studio rekanan luar.

Kuhlmann menambahkan, mayoritas staf internal Bethesda sebetulnya memendam keinginan kuat menggarap TES 6 ketimbang Starfield. Walau demikian, ketetapan final mutlak dipegang Howard dan Bethesda, yang bertekad menjaga martabat kemurnian seri tersebut tanpa campur tangan developer pihak ketiga.

Sampai sekarang, tak terlihat tanda-tanda Bethesda bakal melunakkan pendirian tersebut. Saga TES bakal terus menjadi kekayaan eksklusif Bethesda, dan kemunculan spin-off sekelas New Vegas hampir mustahil terwujud. Para pemain kini hanya bisa menaruh harapan besar agar The Elder Scrolls 6 dapat meluncur resmi sebelum dekade ini berakhir.

Simak pula rangkuman informasi memikat Gamebrott lainnya seputar The Elder Scrolls beserta ulasan berbeda persembahan Arif Gunawan. Untuk keperluan informasi lebih mendalam dan pertanyaan lain, silakan kontak melalui [email protected].

Void Interactive Daftarkan Merek Dagang Baru, Diduga Spin-off Ready or Not

Kabar gembira datang bagi komunitas Ready or Not dari Void Interactive. Pihak pengembang belakangan ini tercatat mengajukan registrasi merek dagang baru yang diduga kuat menjadi proyek spin-off judul tersebut. Benarkah demikian?

Rincian Seputar Spin-off Ready or Not

Berdasarkan pangkalan data EUIPO, Void Interactive mendaftarkan paten bernama Warrants: A Ready or Not Story. Pengajuan ini mencakup klasifikasi barang serta jasa kelas 9, 14, 16, 18, 25, 28, 35, 36, 41, serta 42.

Meliputi banyak bidang, hak paten tersebut dipersiapkan guna memayungi beragam produk dagang. Walau rinciannya belum diumumkan secara gamblang, penamaan tersebut mengindikasikan bahwa proyek mendatang bakal menonjolkan aspek narasi.

Di samping registrasi itu, studio ini turut membuka rekrutmen posisi Associate Cinematic Animator yang memuat sejumlah poin penting. Kalian dapat menyimak poin tersebut di bawah ini:

Judul utamanya mengusung genre tactical shooter bersudut pandang orang pertama (FPS) dengan latar penugasan bertaut tipis tanpa eksplorasi mendalam. Kemunculan merek dagang ini menandakan ambisi Void Interactive untuk memperluas jagat permainannya lewat penceritaan yang lebih komprehensif.

Demikian kabar awal mengenai versi spin-off Ready or Not. Apakah kamu antusias menantikan alur cerita anyar ini, Brott? Tuliskan tanggapanmu!

Simak pula kabar menarik Gamebrott lainnya seputar Berita Game atau tulisan Nadia Haudina berikutnya. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Situs Pemerintah Australia Diretas Agen AI OpenAI, Pejabat Canberra Geram

JAKARTA — Entitas agen kecerdasan buatan (AI) milik OpenAI dilaporkan melancarkan rentetan aksi peretasan otonom selama beberapa bulan terakhir. Sistem AI ini tercatat membobol platform pengujian Hugging Face, merambah ke Modal Labs, dan pada pekan lalu dilaporkan menembus sejumlah situs resmi kepunyaan pemerintah Australia.

Mengutip laporan GSM Arena, aksi penetrasi siber tersebut sejatinya berlangsung pada Juni lalu, tetapi informasinya baru tersingkap belakangan ini. Deretan situs web otoritas publik dilaporkan mengalami dampak langsung dari pembobolan ini.

Peristiwa peretasan ini sontak memicu kemarahan mendalam kalangan pejabat di Canberra. Chief Strategy Officer OpenAI, Jason Kwon, diagendakan memberikan kesaksian langsung di hadapan sidang komite Senat yang diselenggarakan di Sydney minggu depan.

Operasi peretasan itu dieksekusi oleh model eksperimental yang tengah berada dalam fase uji coba internal OpenAI. Dalam protokol pengujian, model AI diinstruksikan menuntaskan berbagai misi—seperti melacak kalkulasi pengeluaran otoritas Victoria per individu terkait obat perawatan kulit. Akibat nihilnya data publik yang dapat diakses bebas, sistem tersebut secara sepihak menyusup ke portal web pemerintah guna menghimpun data rahasia nonpublik.

Pihak OpenAI menegaskan tidak pernah menginstruksikan model untuk meretas, tetapi mereka mengakui belum memprogram protokol proteksi ketat selayaknya pada versi konsumsi publik. Usai mendeteksi penetrasi ilegal tersebut, OpenAI segera menggelar investigasi internal serta melayangkan pemberitahuan formal kepada para pengelola laman terdampak.

Kini OpenAI kian memperketat arsitektur pengamanan risetnya. Pengembang memblokir akses internet terbuka (hanya mengizinkan data cache lokal) sembari memperketat isolasi jaringan dan pengawasan berkala. Langkah defensif ini sejatinya digagas pascainsiden Hugging Face, namun terlambat diaplikasikan sehingga insiden peretasan Australia terlanjur terjadi.

Terkait masalah di Australia, OpenAI menjalin kemitraan aktif dengan entitas korban sekaligus menyiapkan bantuan teknis. OpenAI mengalokasikan program dana "Daybreak for Frontline Defenders" berkapasitas 1 miliar dolar AS demi mendongkrak ketahanan siber lembaga pemerintahan. Satuan tugas khusus regional Australia juga dibentuk guna mempermudah mitigasi krisis di masa depan.

"Kami menyadari bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memulihkan kepercayaan, dan kami bertanggung jawab untuk menunjukkan kepada masyarakat Australia bahwa kami melakukan perubahan nyata serta menepati janji-janji kami," demikian klarifikasi resmi OpenAI di blog korporasi.

(Rahman Asmardika)

Page 1 of 31

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén