Tag: Berita Game Page 3 of 5

Unik, Otoritas Australia Bagikan Trik Ambil Libur Resmi Saat Peluncuran GTA VI

Kurang lebih dua bulan menjelang kehadiran perdana GTA VI pada sistem PlayStation 5, gelombang antusiasme komunitas gamer kian memuncak. Sejumlah penikmat game bahkan telah merancang agenda khusus, termasuk merencanakan izin libur kerja bertepatan dengan momen peluncuran mahakarya terbaru besutan Rockstar tersebut.

Melihat antusiasme luar biasa dari warganya, otoritas di Australia tampaknya memahami betul fenomena ini. Pihak regulator bahkan secara mengejutkan memberikan sejumlah anjuran legal terkait tata cara mengajukan libur pada hari rilis GTA VI. Terdengar mustahil, namun ini sungguh terjadi.

Regulator Ketenagakerjaan Australia Bagikan Cara Pengajuan Libur Rilis GTA VI

Kabar unik ini bukanlah sekadar lelucon tanpa dasar. Melalui platform akun Instagram resminya, lembaga pemerintah Fair Work Ombudsman Australia mengunggah konten yang secara khusus ditujukan bagi kalangan pencinta video game, yakni panduan memperoleh izin rehat kerja di tanggal debut game aksi tersebut.

Badan Fair Work Ombudsman menjabarkan mekanisme bagi para gamer untuk mengamankan hari rehat saat GTA VI meluncur, kendati jatah cuti resmi mereka telah habis. Otoritas itu menegaskan bahwa menurut Standar Ketenagakerjaan Nasional, para pekerja di Australia sejatinya memiliki hak memperoleh cuti tanpa bayaran di bawah situasi-situasi tertentu. Strategi ketenagakerjaan inilah yang bisa dimanfaatkan oleh gamer di Benua Kanguru.

Aturan Legal Mengambil Hari Libur Pekerja Berdasarkan Kondisi Khusus

Keadaan tertentu yang dipaparkan Fair Work Ombudsman Australia mencakup beberapa skenario darurat, di mana salah satu kriterianya adalah kewajiban merawat maupun mengurus seseorang yang berada dalam situasi kritis.

Sebagai gambaran, tindakan merawat kerabat dekat maupun anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan merupakan dasar sah untuk mengajukan hari rehat, walaupun kuota cuti tahunan telah tandas. Manakala gamer memanfaatkan alasan mendampingi individu sakit selama kurun waktu tertentu, seperti sekitar dua hari, permohonan tersebut secara sah dijamin oleh regulasi tenaga kerja Australia.

Kriteria berikutnya yang dapat dijadikan dasar pengajuan adalah berpartisipasi pada kesatuan tugas penanganan sosial darurat. Di samping itu, fasilitas cuti hingga tempo dua belas bulan untuk kepentingan pengasuhan bayi turut disinggung. Poin terakhir ini disematkan sebagai gurauan oleh pihak lembaga, mengingat kaset game tentu saja bukan sosok anak yang membutuhkan pengasuhan langsung.

Kendati demikian, pihak pengawas ketenagakerjaan menegaskan bahwa jika seseorang secara terang-terangan mengajukan izin semata-mata untuk memainkan GTA VI ketika saldo cuti sudah kosong, upaya tersebut dipastikan tidak akan membuahkan hasil.

Demikianlah gambaran mengenai pedoman pemerintah Negeri Kanguru terkait langkah memperoleh izin rehat kerja di hari kehadiran seri anyar GTA kendati kehabisan hak cuti. Bagaimanakah tanggapan rekan-rekan mengenai siasat unik ini?

Simak terus ulasan menarik seputar dunia GTA serta sajian liputan lainnya dari Muhammad Faisal di situs Gamebrott. Untuk keperluan informasi lebih lanjut serta penawaran kerja sama, Anda dipersilakan menghubungi kontak redaksi melalui [email protected].

Arknights Endfield Umumkan Karakter Baru Si dan Argent Flow Siap Rilis

Melalui siaran Special Program Arknights Endfield bertajuk “Sanctuary of Ink” yang berlangsung semalam, pihak pengembang telah membeberkan deretan pembaruan konten menarik yang siap diluncurkan pada pembaruan mendatang.

Peluncuran versi terkini tentu saja terasa kurang lengkap tanpa kehadiran deretan operator baru. Pada versi berikutnya, game ini bersiap mendatangkan dua figur memukau bernama Si serta Argent Flow. Simak ringkasan detailnya berikut ini!

Karakter Si serta Argent Flow Dipastikan Hadir di Arknights Endfield

Memasuki Fase perdana Arknights Endfield 1.6 bertajuk “Sanctuary of Ink”, para pemain bakal memiliki kesempatan untuk merekrut Nona Si. Figur ini berstatus sebagai Feranmut Proxy (wujud inkarnasi manusia dari entitas Feranmut) yang kerap dijuluki sebagai “roh tinta” atau ink spirit.

Ketika beraksi, ia menempati peran Support Cryo yang mampu menorehkan efek Artful Intent pada lawan guna menghasilkan bonus Fixed DMG. Si memiliki kemampuan memanfaatkan Inksoul guna memindahkan besaran luka serangan yang diciptakan.

Selain itu, sesudah dirinya mengaktifkan kemampuan Ultimate, efek bakat bawaannya mampu mempercepat waktu pemulihan (cooldown) dari skill kombo milik operator rekan satu timnya.

Selanjutnya, fase kedua bakal menyusul dengan menghadirkan Argent Flow menjadi petarung baru yang siap dimainkan. Hingga saat ini, sosoknya belum menampakkan diri pada jalan cerita Main Mission sehingga rekam jejaknya masih cukup minim terungkap.

Di arena pertempuran, Argent Flow hadir mengemban tipe Guard Electric berkemampuan memberikan status Electrification yang berfungsi melipatgandakan All Taken DMG sasaran. Dirinya dapat menerapkan sekaligus meletuskan akumulasi efek Sunderization untuk memicu damage area yang luas.

Tahap pertama gelombang “Sanctuary of Ink” dijadwalkan meluncur segera, tepatnya pada 15 Oktober 2026. Periode awal tersebut bakal berlangsung sekitar 22 hari, memberikan rentang waktu memadai bagi pemain guna mengamankan Nona Si.

Kemudian, periode kedua dijadwalkan meluncur pada 05 November 2026 ketika banner berputar menampilkan Argent Flow. Bagi kalian yang berniat memiliki sosok kuda tampan tersebut, durasi persiapan ini terbilang cukup lapang guna mengumpulkan tabungan Oroberyl.

Lantas, siapakah figur yang paling ingin kalian dapatkan nanti, brott?

Simak terus ulasan memikat seputar Arknights: Endfield di Gamebrott maupun rangkuman tulisan lain karya Sofie Diana. Terkait pertanyaan dan keperluan kerja sama lainnya, hubungi tim kami lewat [email protected].

Lonjakan Drastis Pemain Harian The Witcher 3: Wild Hunt Pasca Peluncuran Remaster

Kehadiran The Witcher 3: Wild Hunt – Remastered di pengujung September 2026 langsung memikat animo komunitas game secara luas. Judul RPG legendaris yang usianya sudah melewati sepuluh tahun tersebut mendadak kembali ramai diperbincangkan lantaran sukses merangkul gamer veteran yang rindu bernostalgia sekaligus gamer pendatang baru yang penasaran.

Bahkan, laporan metrik memperlihatkan lonjakan aktivitas pengguna yang luar biasa besar dan menjadi bukti konkret bahwa edisi penyegaran grafis ini berhasil membangkitkan kembali gairah terhadap petualangan Geralt. Seberapa masif peningkatan trafik tersebut?

Peningkatan Signifikan Angka Pemain The Witcher 3: Wild Hunt

Menurut kajian data Alinea Analytics, The Witcher 3: Wild Hunt – Remastered berhasil menorehkan estimasi 2,4 juta pengguna harian aktif persis pada momentum hari peluncurannya.

Total trafik itu terbagi ke dalam tiga ekosistem utama, mencakup Steam (48,6%), PlayStation (40,4%), serta Xbox (11,0%). Hal yang paling mengesankan yakni capaian tersebut melonjak hingga lebih dari 10 kali lipat jika disandingkan dengan rata-rata harian pemain sepanjang tahun 2026 sebelum edisi mutakhir dirilis.

Dari segi finansial, edisi polesan anyar ini pun memberikan pengaruh instan. Hanya dalam kurun 24 jam pertama, tercatat sekitar 130.000 salinan berhasil ludes di ketiga platform, menyumbang pemasukan tambahan menyentuh 3 juta dolar AS bagi pihak CD Projekt RED.

Statistik performa tersebut dinilai sebagai rekor harian tertinggi semenjak banderol game dipotong ke 3,99 dolar AS pada musim panas 2024 silam. Sekarang, versi anyar dilego seharga 24,99 dolar AS dan secara akumulatif, penjualan total The Witcher 3 diinformasikan telah menembus 66 juta kopi.

Langkah Strategis CD Projekt Red

Keberhasilan The Witcher 3: Wild Hunt – Remastered tentu bukan sebuah ketidaksengajaan. CDPR tampak sengaja membangun antisipasi menjelang hadirnya ekspansi DLC baru berlabel Songs of the Past yang ditargetkan rilis pada 2027 serta The Witcher 4 yang tengah dikerjakan. Melalui komunitas yang kian menggelembung, minat publik dipastikan terus membara.

Fenomena RPG dunia terbuka ini memperlihatkan potensi proyek pembaruan bila digarap cermat; alih-alih cuma memoles grafis visual, CDPR sukses meracik game klasik agar kembali relevan bagi audiens masa kini.

Sementara bagi kalangan veteran lama, karya ini menjadi penegas alasan The Witcher 3 selalu dipandang sebagai kiblat utama genre action RPG.

Simak terus berita menarik Gamebrott lain seputar The Witcher 3: Wild Hunt atau tulisan lainnya dari Arif Gunawan. Hubungi kami untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut di [email protected].

Tim Pengembang Persona 4 Revival Bahas Perbedaan Ukuran Paha Chie

Walaupun jadwal peluncuran Persona 4 Revival baru akan berlangsung beberapa bulan ke depan, Atlus selaku pihak pengembang sangat aktif mempublikasikan berbagai cuplikan video serta informasi terkini. Deretan fakta memikat muncul lewat sesi interviu khusus bersama staf produksi game tersebut di sejumlah pameran interaktif.

Satu hal yang mencuri perhatian dalam wawancara itu mengulas perdebatan internal di kalangan tim produksi mengenai bentuk paha Chie yang tampak lebih berisi pada versi game. Situasi tersebut tentu mengundang rasa penasaran publik.

Pembahasan Kru Persona 4 Revival Mengenai Proporsi Paha Chie

Melalui liputan khusus pada majalah Weekly Famitsu edisi 15 Oktober 2026 yang menghadirkan Sutradara Persona 4 Revival, Daisuke Yajima, banyak detail penting diuraikan secara terbuka. Bagian utama yang diangkat merupakan tahap pengerjaan visual untuk sosok Chie dalam proyek pembaharuan ini.

Daisuke Yajima menjelaskan ada sedikit ketidaksamaan volume paha Chie Satonaka saat membandingkan wujud aset 3D dengan gambar ilustrasi resminya. Dirinya membeberkan bahwa seniman pembuat model tiga dimensi dan tim penggambar dua dimensi mempunyai fokus tersendiri dalam berkarya.

Bagi divisi permodelan 3D, Chie dirancang dengan bagian kaki lebih padat yang berkaca pada aksi bela diri kung-fu agar setiap gerakannya terasa dinamis. Sebaliknya, unit ilustrasi memilih siluet ramping yang setia mempertahankan rancangan figur orisinalnya.

Memicu Pembicaraan Hangat di Lingkungan Pengembang

Adanya selisih konsep visual itu mendorong kru pengembang Persona 4 Revival menggelar musyawarah mendalam guna menyelaraskan perwujudan Chie, terkhusus proporsi kaki bawahnya.

Daisuke Yajima mengungkapkan seluruh tim pada akhirnya sukses menemukan titik temu atas perbedaan gagasan itu. Sesi pertimbangan ini berlanjut pada pengawasan bagian tubuh karakter lainnya demi menjaga ketepatan citra di permainan. Beberapa kolega sempat menyoroti bentuk dada karakter remaja dan meminta koreksi visual agar betul-betul mencerminkan siswi SMA.

Selain itu, muncul usulan dari staf internal untuk menerapkan gaya pewarnaan khas animasi Jepang pada materi ilustrasi supaya kian identik dengan karya mula. Laporan turut menyebutkan ada kelompok pekerja yang memantau setiap elemen visual dengan amat teliti hingga adegan cerita, bahkan proses ketat ini terus berjalan sampai penutupan tahap produksi.

Demikian rangkuman mengenai perbincangan mendalam regu Persona 4 Revival seputar anatomi Chie beserta ukuran pahanya. Bagaimana tanggapan Anda melihat dedikasi yang diperlihatkan oleh segenap kru game ini?

Simak pula kabar seru lainnya seputar Persona 4 atau tulisan menarik dari Muhammad Faisal. Untuk keperluan komunikasi maupun pertanyaan lanjutan, silakan kirimkan surel ke [email protected].

Project Aces Sampaikan Maaf Terkait Ace Combat Zero: The Belkan War Tak Dijual Terpisah

Sebelumnya, tim pengembang waralaba gim Ace Combat, Project Aces, telah memaparkan penyebab utama di balik ketidakmampuan mereka merilis Project Ace Combat Zero: The Belkan War sebagai produk terpisah. Kabar tersebut memicu kekecewaan di kalangan para penggemar setia, yang menyadari keterbatasan situasi lantaran kendala perizinan serta lisensi armada pesawat dari pihak manufaktur.

Menyadari respons negatif serta kekecewaan dari komunitas, pihak pengembang akhirnya melayangkan permohonan maaf resmi kepada publik mengenai situasi rumit ini. Lantas, apakah pengembang telah menyiapkan jalan keluar untuk mengatasi kendala tersebut?

Pernyataan Maaf Resmi Project Aces Mengenai Ace Combat Zero: The Belkan War

Lewat pembaruan informasi terkini di laman resmi Steam untuk gim Ace Combat 8: Wings of Theve, tim Project Aces merilis klarifikasi penting guna menanggapi kekecewaan penggemar atas kebijakan Ace Combat Zero: The Belkan War yang mustahil dibeli secara mandiri.

Project Aces membeberkan bahwa mereka menerima gelombang pertanyaan masif dari para penggemar perihal mekanisme peredaran Ace Combat Zero. Sejalan dengan laporan terdahulu, gim legendaris ini tidak dapat dipasarkan mandiri akibat terbentur batasan hukum serta hak lisensi pesawat tempur kepunyaan bermacam-macam produsen industri kedirgantaraan.

Berdasarkan situasi pelik tersebut, pengembang menetapkan bahwa Ace Combat Zero sekadar dihadirkan sebagai hadiah pemesanan awal (pre-order) untuk Ace Combat 8: Wings of Theve. Masa penawaran khusus tersebut kini telah rampung bersamaan dengan peluncuran komersialnya ke pasaran.

Pihak studio secara terbuka memohon maaf kepada khalayak ramai atas kerancuan dan kekecewaan mendalam yang timbul dari miskomunikasi mengenai penyaluran Ace Combat Zero, yang semestinya dikabarkan secara transparan sejak awal.

Pihak Pengembang Tengah Mengupayakan Alternatif

Project Aces menegaskan kesadaran penuh mereka atas tingginya aspirasi komunitas pemain yang mendambakan gim tersebut dapat dibeli terpisah pada ekosistem platform modern masa kini. Oleh sebab itu, tim pengembang saat ini aktif meninjau berbagai kemungkinan langkah dan mencoba berdiskusi intensif bersama mitra kerja sama mereka.

Meski begitu, developer mengingatkan bahwa penjajakan yang sedang berjalan sekarang sama sekali tidak memberikan jaminan bakal mengubah ketetapan supaya gim tersebut berstatus mandiri. Tim pengembang konsisten mencari jalan keluar potensial dari polemik ini seraya berkolaborasi bersama mitra relevan guna merespons keresahan penggemar seoptimal mungkin.

Karena alasan itulah, pihak developer menyampaikan rasa penyesalan mendalam sembari mengapresiasi ketabahan, saran konstruktif, serta pemahaman yang ditunjukkan oleh komunitas, terkhusus bagi penikmat setia serial Ace Combat.

Demikian laporan terkait permohonan maaf studio pembuat Ace Combat mengenai ketiadaan penjualan mandiri untuk Ace Combat Zero: The Belkan War, beserta ikhtiar mereka menelusuri penyelesaian terbaik. Tentu terdapat harapan agar mitra manufaktur pesawat tempur berkenan meninjau ulang kesepakatan lisensi agar Ace Combat Zero berkesempatan dirilis terpisah sesuai dambaan penggemar.

Simak pula kumpulan kabar memikat Gamebrott lainnya seputar Ace Combat maupun sajian tulisan lainnya dari Muhammad Faisal. Untuk informasi lebih lanjut serta keperluan lainnya, Anda dapat menghubungi pihak kami melalui [email protected].

Naughty Dog Dirumorkan Tengah Garap Game Uncharted Anyar

Tepat satu dekade berselang semenjak peluncuran Uncharted 4: A Thief’s End yang menjadi penutup petualangan Nathan Drake dari Naughty Dog. Kendati tengah mencurahkan energi untuk Intergalactic: The Heretic Prophet, spekulasi studio tersebut berencana membangkitkan kembali waralaba ini kian merebak luas. Apakah kabar itu nyata?

Detail Seputar Proyek Uncharted Terbaru

Berdasarkan laporan MP1st, Naughty Dog dilaporkan sedang meracik seri Uncharted terkini serta menghadirkan lagi sosok Nathan Drake, kendati perannya diprediksi bukan sebagai protagonis sentral kali ini.

Sekuel mendatang digadang-gadang merupakan judul anyar seutuhnya, bukan sekadar daur ulang dari karya-karya terdahulu. Penggarapannya dipimpin sutradara Shaun Escayag, sosok senior studio yang sebelumnya terlibat di The Lost Legacy dan sempat disebut dalam bocoran terdahulu.

Pernyataan tersebut kian diperkuat oleh pembocor tepercaya NateTheHate, yang membeberkan bahwa Escayag betul-betul memimpin pengembangan Uncharted anyar. Dirinya sempat hengkang ke Crystal Dynamics memegang jabatan Creative Director Marvel’s Avengers, sebelum akhirnya pulang ke Naughty Dog demi menangani game ini.

Apabila kabar angin ini valid, Cassie, anak kandung Nathan Drake bersama Elena Fisher, berpotensi naik takhta menjadi tokoh utama baru meneruskan jejak ayahnya pasca debut pada Uncharted 4.

Kendati demikian, seluruh kabar burung ini masih berupa spekulasi yang sangat mungkin berganti di tengah masa pengembangan. Terlebih saat ini, Naughty Dog tetap memprioritaskan proyek Intergalactic serta kelanjutan waralaba The Last of Us.

Simak pula kabar menarik Gamebrott lainnya seputar Berita Game maupun tulisan lain dari Nadia Haudina. Hubungi kami untuk kebutuhan informasi lebih lanjut melalui [email protected].

Massive Entertainment Resmi Ditunjuk Jadi Ubisoft Creative House 2

Pada permulaan tahun 2026, Ubisoft menggelar restrukturisasi berskala masif dengan menggeser strategi bisnis mereka melalui pembagian aneka waralaba ke dalam unit terspesialisasi berwujud lima Creative House.

Menyusul pengumuman Vantage Studio hasil kolaborasi Ubisoft dan Tencent selaku Creative House 1, pengembang asal Prancis tersebut kini mendaulat Massive Entertainment sebagai Creative House 2. Proyek permainan apa sajakah yang bakal digarap studio ini?

Creative House 2 Ubisoft Kini Dilebur Bersama Massive Entertainment

Mengutip keterangan laman resmi Ubisoft, pasca penetapan Christoph Hartmann selaku General Manager Creative House 2, divisi ini dipastikan melebur bersama Massive Entertainment dalam payung entitas tunggal.

Dengan demikian, Ubisoft Creative House 2 beserta Massive Entertainment saat ini berstatus setara dan bakal menggarap serangkaian proyek bersama-sama. Seluruh unit Creative House pastinya dibekali portofolio waralaba spesifik untuk digarap.

Divisi Creative House 2 akan menangani serial The Division, Ghost Recon, serta Splinter Cell. Lini game The Division sendiri memang sejak awal dirancang dan diproduksi langsung oleh Massive Entertainment.

Seiring konfirmasi tersebut, unit pengembang yang bertugas menyokong waralaba-waralaba itu, khususnya kantor cabang di Toronto, Paris, Swedia, serta Montreal, otomatis berada langsung di bawah koordinasi Massive Entertainment sekaligus tetap berada di naungan Ubisoft.

Sejauh ini, dua divisi telah diumumkan, mencakup Creative House 1 atau Vantage Studio pemegang waralaba utama Ubisoft, serta Creative House 2 yakni Massive Entertainment yang berfokus penuh pada genre penembak. Di sisi lain, Creative House 3, 4, serta 5 masih menanti nama formal.

Tiga entitas berikutnya telah membagi fokus operasional berbeda, meliputi sajian Live Service untuk Creative House 3, petualangan Single Player di Creative House 4, hingga pasar Game Mobile pada Creative House 5.

Simak pula beragam update menarik Gamebrott lainnya seputar Berita ataupun ulasan karya Javier Ferdano. Untuk informasi lebih lanjut dan pertanyaan, Anda dapat menghubungi via [email protected].

Void Interactive Daftarkan Merek Dagang Baru, Diduga Spin-off Ready or Not

Kabar gembira datang bagi komunitas Ready or Not dari Void Interactive. Pihak pengembang belakangan ini tercatat mengajukan registrasi merek dagang baru yang diduga kuat menjadi proyek spin-off judul tersebut. Benarkah demikian?

Rincian Seputar Spin-off Ready or Not

Berdasarkan pangkalan data EUIPO, Void Interactive mendaftarkan paten bernama Warrants: A Ready or Not Story. Pengajuan ini mencakup klasifikasi barang serta jasa kelas 9, 14, 16, 18, 25, 28, 35, 36, 41, serta 42.

Meliputi banyak bidang, hak paten tersebut dipersiapkan guna memayungi beragam produk dagang. Walau rinciannya belum diumumkan secara gamblang, penamaan tersebut mengindikasikan bahwa proyek mendatang bakal menonjolkan aspek narasi.

Di samping registrasi itu, studio ini turut membuka rekrutmen posisi Associate Cinematic Animator yang memuat sejumlah poin penting. Kalian dapat menyimak poin tersebut di bawah ini:

Judul utamanya mengusung genre tactical shooter bersudut pandang orang pertama (FPS) dengan latar penugasan bertaut tipis tanpa eksplorasi mendalam. Kemunculan merek dagang ini menandakan ambisi Void Interactive untuk memperluas jagat permainannya lewat penceritaan yang lebih komprehensif.

Demikian kabar awal mengenai versi spin-off Ready or Not. Apakah kamu antusias menantikan alur cerita anyar ini, Brott? Tuliskan tanggapanmu!

Simak pula kabar menarik Gamebrott lainnya seputar Berita Game atau tulisan Nadia Haudina berikutnya. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Bocoran Minigame GTA VI: Mulai dari Jet Ski hingga Mini Golf Siap Hadir

Minigame GTA VI — Menjelang peluncurannya pada bulan November ini, deretan fitur gameplay GTA VI mulai diungkap ke publik demi menjawab rasa penasaran para penggemar yang sudah lama menanti.

Di antara segudang mekanisme yang tersedia, para pemain dapat mencoba bermacam-macam minigame sebagai sarana rehat dari alur kisah utama. Lantas, apa saja kegiatan sampingan yang bisa dimainkan?

Rincian Minigame GTA VI

Berdasarkan laporan Gameinformer, di samping aksi backyard wrestling yang menampilkan tokoh Jason bergulat melawan siapa pun di depan 50 penonton pada cuplikan terdahulu, GTA VI turut menyajikan variasi permainan mini seru lainnya.

Sejumlah aktivitas sampingan yang telah dipastikan mencakup biliar, base jumping, pusat kebugaran, kayaking, mini golf, scuba diving, kunjungan kebun binatang, jet ski, air boat, balap liar jalanan, serta balapan off-road.

Kabar ini terkuak menyusul beredarnya kira-kira 12 tangkapan layar gameplay anyar. Selain itu, wilayah Leonida yang menjadi latar primer dinobatkan sebagai peta terluas sepanjang sejarah waralaba, lengkap dengan sistem cuaca dinamis serta keanekaragaman satwa liar yang siap dijelajahi.

Demikian ringkasan mengenai aneka minigame GTA VI. Tertarik mencobanya langsung, Brott? Game ini dijadwalkan meluncur resmi pada 19 November 2026 untuk konsol PlayStation 5 serta Xbox Series X/S.

Simak terus ulasan memikat Gamebrott lainnya seputar Berita Game atau tulisan menarik dari Nadia Haudina. Hubungi [email protected] untuk pertanyaan lebih lanjut serta kebutuhan lainnya.

Naughty Dog Kembangkan Dua Proyek Terbaru Demi Memperluas Semesta The Last of Us

Waralaba The Last of Us racikan Naughty Dog tetap memiliki daya tarik besar sampai detik ini. Tingginya antusiasme komunitas mendorong lahirnya versi remake game perdana pada 2022 serta edisi remaster bagi sekuelnya di tahun 2024.

Membahas kelanjutan semesta tersebut, Neil Druckmann selaku Head Studio membeberkan adanya sepasang proyek terkini yang digarap studionya dan disinyalir berkaitan erat dengan TLOU. Seperti apa faktanya?

Rincian Proyek Anyar Semesta The Last of Us

Berdasarkan pengumuman di laman resmi, Neil Druckmann mempublikasikan tulisan blog yang mengulas jadwal rilis detail lanjutan mengenai Intergalactic: The Heretic Prophet, sekaligus menyajikan petunjuk mengenai kelanjutan waralaba The Last of Us.

Melalui pengumuman itu, Neil mengonfirmasi bahwa peluncuran penuh Intergalactic baru dilakukan pada 2027. Dirinya pun memaparkan bahwa Naughty Dog tengah menyiapkan “dua proyek baru yang sangat menarik dan masih dalam tahap awal,” di mana “kedua proyek ini akan memperluas cakupan The Last of Us melampaui Part 1 dan 2.”

Neil menegaskan pihak studio enggan menggarap kembali tema pasca-apokaliptik ini apabila tidak menghadirkan muatan berbobot bagi dunia maupun lore cerita, seraya “menyakini kisah ini layak untuk diceritakan” bagi kalangan gamer penikmat setianya.

Hingga sekarang, detail mengenai bentuk rilisan tersebut masih sangat terbatas. Neil belum merinci apakah proyek ini berwujud video game baru atau tayangan televisi tambahan, mengingat adaptasi serialnya sudah mengudara serta proyek multipemain The Last of Us Factions sempat dibatalkan dua tahun silam. Bagaimana pandangan kalian mengenai kabar ini, Brott?

Simak pula kumpulan informasi seru Gamebrott lainnya seputar Berita Game atau karya tulisan Nadia Haudina. Hubungi kami via [email protected] untuk keperluan informasi lanjutan serta kerja sama bisnis.

Page 3 of 5

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén