Sekelompok peretas etis sukses menembus akun internal ChatGPT sekaligus memperoleh akses terhadap kode rahasia milik korporasi tersebut. Beruntung, aksi pembobolan terhadap chatbot buatan OpenAI ini merupakan agenda resmi dari program bug bounty.
Sistem ChatGPT Berhasil Dijebol Claude Opus 5 dalam Waktu di Bawah 72 Jam
Menurut warta Wall Street Journal, tim peneliti bernama Hacktron Security Researcher awalnya memanfaatkan Claude varian Opus 4.8 demi melancarkan serangan siber. Kendati demikian, model AI tersebut rupanya belum mampu memproduksi kode exploit yang memadai guna meruntuhkan sistem proteksi ChatGPT.
Kondisi langsung berubah drastis setelah peluncuran Opus 5. Upaya penetrasi berjalan jauh lebih mulus menggunakan metode eksploitasi libheif, sebuah teknik yang mengeksploitasi kerentanan encoder serta decoder berkas gambar berformat .heic, .heif, dan .avif.
Meski demikian, aksi pembobolan tersebut tidak memakai Claude versi publik. Laporan menjelaskan bahwa kelompok periset ini menggunakan varian Claude khusus yang didistribusikan terbatas bagi para pakar keamanan digital bersertifikasi.
Memakai bantuan Opus 5, periset berhasil menciptakan skrip remote code execution (RCE) untuk menyerang instalasi lokal Discourse Cloud lewat mekanisme perulangan hingga jebol. Jeda waktu sejak celah ditemukan hingga sistem sukses diretas tercatat di bawah 72 jam. Walau sistem agen AI memerlukan durasi beberapa hari, keterlibatan campur tangan manusia hanya menyita waktu beberapa jam hingga tuntas.
Simak terus ulasan menarik seputar dunia Tech atau tulisan seru lainnya karya Andi hanya di Gamebrott. Untuk keperluan informasi lebih lanjut serta kerja sama, silakan hubungi redaksi melalui [email protected].