Jadwal peluncuran game GTA VI yang kian mendekat memicu lonjakan antusiasme luar biasa di kalangan komunitas pecinta game global. Menariknya, laporan riset terbaru menyingkap fakta mencengangkan bahwa sejumlah gamer di Amerika Serikat bersedia menanggalkan berbagai rutinitas penting mereka demi mencicipi GTA VI saat resmi dilepas ke pasaran, termasuk membatalkan agenda kencan buta. Sungguh di luar dugaan!
Pengorbanan Besar Gamer Amerika Demi Peluncuran GTA VI
Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Unwind Media, mereka menyelenggarakan jajak pendapat guna memetakan dampak masif dari hadirnya seri teranyar Grand Theft Auto ini. Riset yang mengusung tajuk “The GTA VI Effect: Missed Work, Skipped Holidays, and Jealous Partners” tersebut berhasil memotret potret nyata mengenai seberapa jauh para gamer rela berkorban demi game idaman ini.
Mengacu pada temuan survei Unwind Media terhadap 1.347 loyalis GTA di seluruh wilayah Amerika Serikat, ditemukan fakta bahwa 63% responden pemakai aplikasi kencan online menyatakan kerelaan untuk vakum dari platform pencari jodoh itu selama satu bulan penuh, asalkan mereka memperoleh kesempatan memainkan game penerus GTA tersebut seminggu lebih awal dari jadwal rilis resminya.
Tidak hanya mengesampingkan urusan asmara via aplikasi online, para gamer di Negeri Paman Sam tersebut juga bersedia memangkas rutinitas harian lainnya demi bisa memainkan karya teranyar Rockstar Games itu. Hal-hal yang siap dikorbankan mencakup konsumsi minuman beralkohol sebesar 53%, kebiasaan merokok sebanyak 43%, berselancar di media sosial mencapai 42%, makanan cepat saji atau fast food sebesar 41%, serta beragam kebiasaan lainnya.
Berdasarkan laporan kajian yang sama, tercatat setidaknya 51% penggemar GTA maupun gamer di Amerika Serikat yang telah berstatus pekerja merencanakan pembelian game pada hari perdana peluncuran. Menariknya lagi, kelompok pekerja ini berniat secara khusus mengajukan cuti kerja berbayar tepat pada hari rilis game tersebut tiba.
Berdasarkan rincian umpan balik responden, sekitar 62% di antaranya bahkan telah mengamankan pesanan awal atau pre-order game ini sejak jauh-jauh hari sebelumnya. Tak hanya itu, seperempat dari total responden bahkan merencanakan izin libur kerja selama 2 hari atau bahkan lebih lama dari itu.
Laporan riset ini turut memaparkan bahwa ada 50% partisipan yang bertekad menonaktifkan akun media sosial sementara demi menghindari bocoran jalan cerita atau spoiler. Di sisi lain, 48% responden bertekad begadang semalaman untuk bermain, dan sebanyak 41% partisipan sudah mengatur persediaan camilan serta memesan pasokan makanan untuk bekal maraton bermain game baru tersebut.
Di sudut pandang lain, ada sekitar 53% pencinta GTA serta gamer Amerika yang berpartisipasi dalam riset ini berencana menikmati petualangan game tersebut bersama pasangan masing-masing. Namun, catatan unik dari studi ini memperlihatkan sekitar 17% dari mereka mengakui kerap bertengkar dengan kekasih mengenai alokasi durasi bermain game yang berlebihan.
Selanjutnya, sekitar 14% dari peserta mengaku sempat berselisih paham mengenai pengeluaran uang untuk membeli game, serta terdapat 8% responden yang mengungkapkan bahwa pasangan mereka sempat merasa cemburu buta ataupun merasa waswas terhadap kehadiran karakter wanita protagonis, Lucia.
Demikianlah ringkasan informasi terkait ragam pengorbanan yang rela dilakukan gamer Amerika Serikat demi menyambut peluncuran judul game terbaru GTA berdasarkan data hasil riset. Lantas, bagaimana sudut pandang kalian menyikapi temuan survei yang cukup mencengangkan tersebut?
Simak terus aneka ulasan menarik Gamebrott lainnya seputar perkembangan dunia GTA maupun tulisan informatif lain persembahan Muhammad Faisal. Untuk kebutuhan informasi lebih lanjut dan pertanyaan lainnya, silakan hubungi kami melalui alamat [email protected].