JAKARTA – Banyak calon konsumen yang mempertanyakan apa sebenarnya perbedaan antara iPhone HDC dan iPhone inter. Keraguan ini kerap timbul saat seseorang tertarik dengan banderol miring iPhone inter, tetapi merasa waswas bakal memperoleh barang tiruan. Kenyataannya, iPhone inter dan iPhone HDC merupakan dua kategori barang yang sama sekali tidak sama.
Lalu, apa sajakah hal mendasar yang membedakan iPhone HDC serta iPhone inter? Simak ulasan mendalam tentang perbedaannya berikut ini seperti yang telah dihimpun dari aneka sumber tepercaya.
1. Apa Itu iPhone HDC?
Sebutan HDC adalah kependekan dari High Detail Copy (atau kerap pula dipahami sebagai Handphone Copy). Istilah teknis ini mengacu langsung pada gawai tiruan atau replika yang sengaja menjiplak produk orisinal buatan Apple. Kehadiran gawai palsu semacam ini dipicu oleh banderol perangkat Apple resmi yang tergolong tinggi, sehingga dimanfaatkan oknum nakal demi meraup keuntungan lewat pembuatan replika berharga sangat terjangkau. Makin mewah kelas sebuah gawai, makin terbuka kesempatan pihak tak beritikad baik untuk memproduksi tiruannya.
Secara fisik luar, wujud iPhone HDC umumnya dibuat sangat menyerupai barang asli, kendati mutu komponen di dalamnya jelas bertolak belakang. Demi mengelabui para calon pembeli, oknum pedagang curang sering mempromosikannya sebagai produk seken alias bekas pakai, walaupun barang yang ditawarkan sesungguhnya adalah replika total.
2. Apa Itu iPhone Inter?
Sangat kontras dengan varian HDC, unit iPhone inter bukanlah ponsel tiruan. Perangkat ini sejatinya merupakan ponsel asli produksi Apple yang dulunya dipergunakan atau dipasarkan di pasar mancanegara, sehingga mayoritas berstatus gawai bekas dengan performa yang masih prima. Produk ini diedarkan lewat jalur distribusi nonresmi, bukan melalui gerai distributor resmi seperti iBox. Wilayah asalnya sangat bervariasi, meliputi kawasan Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Singapura, sampai Inggris.
Lantaran masuk ke Tanah Air di luar jalur resmi, unit iPhone inter pada dasarnya belum memiliki nomor identitas perangkat atau IMEI yang terdata pada basis data pemerintah Indonesia. Walau demikian, tidak lantas seluruh unit inter berstatus ilegal. Ada pula penjual yang menaati regulasi kepabeanan secara tertib sehingga IMEI gawai tersebut berhasil terdaftar resmi. Sudah tentu, banderol unit legal semacam ini dipatok lebih mahal ketimbang unit yang belum terdaftar.
3. Perbedaan iPhone HDC dengan iPhone Inter
Faktor pembeda paling vital terletak pada keaslian perangkat kerasnya. Model iPhone inter dipastikan merupakan buatan asli Apple dari luar negeri, sedangkan iPhone HDC berstatus murni barang tiruan. Dari titik inilah problem yang dihadapi masing-masing pengguna bakal berlainan. Pemilik iPhone inter lazimnya hanya berhadapan dengan urusan legalitas IMEI serta klaim garansi, sementara pembeli varian HDC mesti menanggung risiko mutu komponen yang tidak jelas mutunya.
Untuk pengguna iPhone inter, problem utama berpusat pada status IMEI dan garansi. Perangkat yang datanya belum masuk ke sistem pemerintah terancam mengalami pemblokiran jaringan dari penyedia kartu SIM lokal. Tak cuma itu, fasilitas garansi dari distributor resmi di Indonesia dipastikan hangus. Meski begitu, pengguna dapat mengurus registrasi nomor IMEI ini sendiri melalui portal Bea Cukai supaya bisa kembali terkoneksi dengan jaringan seluler lokal.
Petunjuk keaslian lain bisa dilihat lewat label kode wilayah perangkat. Setiap iPhone inter membawa kode khas menurut negara asalnya, contohnya kode LL/A untuk pasar Amerika Serikat, kode ZP/A untuk Hong Kong, serta kode ZA/A untuk Singapura.
Walaupun perlindungan purnajual resminya tidak dapat dipakai di gerai lokal, iPhone inter sepenuhnya tetap berstatus gawai Apple orisinal. Situasi ini amat berbanding terbalik dengan iPhone HDC yang dari awal perakitan memang tidak pernah dibekali garansi resmi Apple. Hal tersebut amat wajar mengingat perangkat palsu ini bukan buatan Apple, sehingga deretan nomor seri perangkatnya mustahil terbaca pada sistem Apple. Dampaknya, jika sewaktu-waktu mengalami gangguan teknis, pengguna sama sekali tidak punya akses untuk mengajukan klaim perbaikan resmi.
Itulah deretan perbedaan mendasar antara iPhone HDC dan iPhone inter. Sekarang Anda tidak perlu khawatir lagi bahwa iPhone inter merupakan barang tiruan, sebab gawai tersebut adalah unit original yang hanya dibedakan oleh saluran distribusinya. Asalkan Anda cermat memeriksa kondisi unit dan memverifikasi status IMEI sebelum bertransaksi, Anda bisa memboyong gawai idaman dengan biaya yang jauh lebih terjangkau.
(Rahman Asmardika)